Pesan Buku/Kitab?
SMS & WhatsApp : 0812 8625 1777
Showing posts with label Katalog PT Bina Ilmu. Show all posts
Showing posts with label Katalog PT Bina Ilmu. Show all posts
ASMA'UL HUSNA; Sumber Ajaran Tauhid/Tasawuf
ASMA'UL HUSNA; Sumber Ajaran Tauhid/Tasawuf
Oleh: KH. Haderanie HN
Penerbit: Bina Ilmu
Harga: Rp. 30.000,-
Para Ulama Ilmu Tauhid dan Tasawuf hampir sepakat bahwa Asma'ul Husna termasuk sumber ajaran llmu Tauhid dan Tasawuf Ketuhanan. Lalu dikenallah apa yang mereka sebutkan dengan istilah "Tauhidul Asma". Dalam Kitab AD DURRUN NAFIS yang disusun oleh Syekh Muhammad Nafis bin Idris Al Banjarie, dijelaskan tentang Tauhidul Afal, Tauhidul Asma, Tauhidus-Sifat, dan Tauhiduz-Zat.
Di sana dijelaskan bahwa apabila seseorang sudah sampai pada tingkat TAJALLI ASMA (Tampak nyata rahasia Asma-Asma Allah) berarti orang itu telah termasuk tingkat tinggi dalam keimanannya.
Dalam ajaran SIFAT DUA PULUH dijelaskan bahwa segala Nama-Nama Allah, sifat-sifat-Nya dan Zat-Nya adalah qodim dan tidak terbatas. Qodim artinya "sedia ada lebih dahulu, tanpa awal dan tanpa akhir". Asma Allah sudah ada bersama Qodim-Nya Zat dan Sifat".
Lawan dari kata qodim adalah muhaddas yang artinya "sesuatu yang ada awalnya dan mengalami perubahan. "Bahasa Melayu lama mengartikan "sesuatu yang baharu", maksudnya baru diciptakan dibandingkan dengan Zat Allah Yang Qodim. Misalnya alam ini dinyatakan MUHADDAS karena sebelumnya tidak ada, kemudian ada karena diadakan, lalu akhirnya tidak ada.
Sembilan puluh sembilan (99) Asma Allah Yang Terbaik itu ada hubunganya dengan Zat, Sifat dan Afal Allah Swt. Sedang nama yang berhubungan dengan Zat, hanya satu saja ialah ALLAH. Nama ini oleh Ulama Tauhid disebutkan "Ismuz-Zat". Manusia tidak diperkenankan menggunakan nama ini.
Adapun asma/nama yang ada hubungannya dengan sifat, misalnya Ar-Rahmaan (Maha Pengasih) Ar-Rahim (Maha Penyayang), Al-'Aziz (Maha Mulia), Al-Hakim (Maha Bijaksana) dll.
Selanjutnya, nama Allah yang ada hubungannya dengan Afal (Perbuatan) Allah, misalnya As-Salaam (Maha Penyelamat), Al-Kholiq (Maha Pencipta, Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki) dll.
Maka jelaslah, bahwa sumber pokok rumusan dalam ajaran Tasawuf dan Tauhid dipetik dari Asma'ul Husna. Baca Selengkapnya...
Oleh: KH. Haderanie HN
Penerbit: Bina Ilmu
Harga: Rp. 30.000,-
Para Ulama Ilmu Tauhid dan Tasawuf hampir sepakat bahwa Asma'ul Husna termasuk sumber ajaran llmu Tauhid dan Tasawuf Ketuhanan. Lalu dikenallah apa yang mereka sebutkan dengan istilah "Tauhidul Asma". Dalam Kitab AD DURRUN NAFIS yang disusun oleh Syekh Muhammad Nafis bin Idris Al Banjarie, dijelaskan tentang Tauhidul Afal, Tauhidul Asma, Tauhidus-Sifat, dan Tauhiduz-Zat.
Di sana dijelaskan bahwa apabila seseorang sudah sampai pada tingkat TAJALLI ASMA (Tampak nyata rahasia Asma-Asma Allah) berarti orang itu telah termasuk tingkat tinggi dalam keimanannya.
Dalam ajaran SIFAT DUA PULUH dijelaskan bahwa segala Nama-Nama Allah, sifat-sifat-Nya dan Zat-Nya adalah qodim dan tidak terbatas. Qodim artinya "sedia ada lebih dahulu, tanpa awal dan tanpa akhir". Asma Allah sudah ada bersama Qodim-Nya Zat dan Sifat".
Lawan dari kata qodim adalah muhaddas yang artinya "sesuatu yang ada awalnya dan mengalami perubahan. "Bahasa Melayu lama mengartikan "sesuatu yang baharu", maksudnya baru diciptakan dibandingkan dengan Zat Allah Yang Qodim. Misalnya alam ini dinyatakan MUHADDAS karena sebelumnya tidak ada, kemudian ada karena diadakan, lalu akhirnya tidak ada.
Sembilan puluh sembilan (99) Asma Allah Yang Terbaik itu ada hubunganya dengan Zat, Sifat dan Afal Allah Swt. Sedang nama yang berhubungan dengan Zat, hanya satu saja ialah ALLAH. Nama ini oleh Ulama Tauhid disebutkan "Ismuz-Zat". Manusia tidak diperkenankan menggunakan nama ini.
Adapun asma/nama yang ada hubungannya dengan sifat, misalnya Ar-Rahmaan (Maha Pengasih) Ar-Rahim (Maha Penyayang), Al-'Aziz (Maha Mulia), Al-Hakim (Maha Bijaksana) dll.
Selanjutnya, nama Allah yang ada hubungannya dengan Afal (Perbuatan) Allah, misalnya As-Salaam (Maha Penyelamat), Al-Kholiq (Maha Pencipta, Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki) dll.
Maka jelaslah, bahwa sumber pokok rumusan dalam ajaran Tasawuf dan Tauhid dipetik dari Asma'ul Husna. Baca Selengkapnya...
Samudera Al-Fatihah
Samudera Al-Fatihah
Oleh: Bey Arifin
Penerbit: Bina Ilmu Surabaya
Harga: Rp. 40.000,-
Surat Al-Fatihah dinamai UMMUL KITAB (Induk Kitab). Sebagian ulama menganggapnya sebagai kesimpulan dari Al-Qur'an.
Allah SWT memerintahkan untuk membacanya paling kurang 17 kali dalam sehari, yaitu pada setiap rakaat shalat wajib yang kita lakukan. Hal ini menunjukkan keagungan dan kehebatan kandungan (isi) dari surat Al-Fatihah. Adalah menyedihkan dan mengherankan sekali bila surat yang kita baca beribu-ribu bahkan mungkin berjuta kali dalam hidup kita, tidak kita pahami isinya.
Buku ini mencoba membedah isi kandungan Surat Al-Fatihah secara mendalam dengan gaya bahasa yang mudah dicerna dan dipahami. Walaupun hanya terdiri dari 7 ayat, namun isi kandungannya bagaikan samudera luas yang tiada terbatas. Semakin diselami, semakin tampak mutiara-mutiara ilmu yang berada di dalamnya.
Baca Selengkapnya...
Oleh: Bey Arifin
Penerbit: Bina Ilmu Surabaya
Harga: Rp. 40.000,-
Surat Al-Fatihah dinamai UMMUL KITAB (Induk Kitab). Sebagian ulama menganggapnya sebagai kesimpulan dari Al-Qur'an.
Allah SWT memerintahkan untuk membacanya paling kurang 17 kali dalam sehari, yaitu pada setiap rakaat shalat wajib yang kita lakukan. Hal ini menunjukkan keagungan dan kehebatan kandungan (isi) dari surat Al-Fatihah. Adalah menyedihkan dan mengherankan sekali bila surat yang kita baca beribu-ribu bahkan mungkin berjuta kali dalam hidup kita, tidak kita pahami isinya.
Buku ini mencoba membedah isi kandungan Surat Al-Fatihah secara mendalam dengan gaya bahasa yang mudah dicerna dan dipahami. Walaupun hanya terdiri dari 7 ayat, namun isi kandungannya bagaikan samudera luas yang tiada terbatas. Semakin diselami, semakin tampak mutiara-mutiara ilmu yang berada di dalamnya.
Baca Selengkapnya...
Senjata Do'a Para Nabi
Senjata Do'a Para Nabi
Oleh: Muhammad Wahyudi
Penerbit: Bina Ilmu
Harga: Rp. 35.000,-
Buku yang sedang anda baca ini adalah buku yang membahas doa-doa para Nabi dan orang-orang saleh terdahulu, berikut penjelasan singkat mengenai doa dan dzikir. Dikemas secara ringkas dan sederhana, sehingga memudahkan para pembaca untuk menjalankannya.
Pada dasarnya buku ini merupakan terjemahan dari kitab "AL ADZKAR". Kitab ini berisi doa dan dzikir yang bersumber dari hadis-hadis rasulullah SAW, dihimpun oleh Syaikhul Islam Muhyiddin Abu Zakariyya Yahya bin Syaraf An-Nawawi, yang masyhur disebut dengan panggilan Imam Nawawi, di samping kitab-kitab lain sebagai pelengkap, yang kami beri judul: "SENJATA DOA PARA NABI".
Baca Selengkapnya...
Oleh: Muhammad Wahyudi
Penerbit: Bina Ilmu
Harga: Rp. 35.000,-
Buku yang sedang anda baca ini adalah buku yang membahas doa-doa para Nabi dan orang-orang saleh terdahulu, berikut penjelasan singkat mengenai doa dan dzikir. Dikemas secara ringkas dan sederhana, sehingga memudahkan para pembaca untuk menjalankannya.
Pada dasarnya buku ini merupakan terjemahan dari kitab "AL ADZKAR". Kitab ini berisi doa dan dzikir yang bersumber dari hadis-hadis rasulullah SAW, dihimpun oleh Syaikhul Islam Muhyiddin Abu Zakariyya Yahya bin Syaraf An-Nawawi, yang masyhur disebut dengan panggilan Imam Nawawi, di samping kitab-kitab lain sebagai pelengkap, yang kami beri judul: "SENJATA DOA PARA NABI".
Baca Selengkapnya...
Samudera Ulumul Qur'an 4 Jilid
Samudera Ulumul Qur'an 4 Jilid
Terjemah Kitab Itqan Fi Ulumil Qur'an karya Imam Jalaluddin As-Suyuthi)
Penerbit: Bina Ilmu
Harga: Rp. 330.000,-
Buku al-Itqan Fi Ulumil Qur'an yang ditulis oleh Imam Jalaluddin as-Suyuthi ini memuat banyak pengetahuan yang bemilai sangat tinggi tentang rahasia-rahasia, dan keajaiban ayat-ayat al-Qur'an yang merupakan hasil eksplorasi ilmiah, kompilasi dan perenungan mendalam dari as-Suyuthy berdasarkan buku-buku acuan yang ditulis oleh ulama-ulama termasyhur melalui metode periwayatan sanad dan matan hadits secara ketat dan teliti.
Beberapa tema penting yang dibahas dalam al-Itqan ini antara lain: Asbabun Nuzul ayat-ayat periode Makkah, periode Madinah dan yang tidak termasuk keduanya; Nasikh-Mansukh, Takhsis; Merangkum cara-cara pembacaan (Qiro'ah) ayat-ayat sebelum penyeragaman Mushaf oleh Khalifah Utsman bin Affan; Berbagai situasi proses pewahyuan al-Qur' an kepada Rasulullah; Istilah-istilah suku-suku Arab yang dimuat dalam al-Qur'an; Kata-kata serapan dari bahasa Persi, Romawi, Ibrani; Ayat-ayat yang diturunkan langsung dari Arasy yang dibawa oleh ribuan Malaikat; Seratus (100) gaya bahasa al-Qur'an; dan masih banyak lagi tema-tema menarik lainnya.
Membaca al-Itqan berarti melacak jejak-jejak bahasa Arab dari sumber-sumbernya yang paling awal dengan melibatkan situasi-situasi sosio-agama dan budaya sebagai latar belakangnya sehingga dapat berpengaruh besar terhadap hasil penafsiran ayat-ayat secara valid sekaligus juga terhindar dari kesalahpahaman yang berakibat fatal.
Membaca al-Itqan ini dapat diibaratkan sebagai menyelami keindahan al-Qur'an yang berlapis-lapis pada setiap halamannya hingga akhir buku ini yang dapat menggugah kesadaran Ilahiah dan memperkuat tauhid para pembaca. Sedangkan gaya bahasanya yang sederhana, singkat padat, dan komprehensif, membuat buku ini mudah dimengerti oleh kalangan awam sekalipun.
Baca Selengkapnya...
Terjemah Kitab Itqan Fi Ulumil Qur'an karya Imam Jalaluddin As-Suyuthi)
Penerbit: Bina Ilmu
Harga: Rp. 330.000,-
Buku al-Itqan Fi Ulumil Qur'an yang ditulis oleh Imam Jalaluddin as-Suyuthi ini memuat banyak pengetahuan yang bemilai sangat tinggi tentang rahasia-rahasia, dan keajaiban ayat-ayat al-Qur'an yang merupakan hasil eksplorasi ilmiah, kompilasi dan perenungan mendalam dari as-Suyuthy berdasarkan buku-buku acuan yang ditulis oleh ulama-ulama termasyhur melalui metode periwayatan sanad dan matan hadits secara ketat dan teliti.
Beberapa tema penting yang dibahas dalam al-Itqan ini antara lain: Asbabun Nuzul ayat-ayat periode Makkah, periode Madinah dan yang tidak termasuk keduanya; Nasikh-Mansukh, Takhsis; Merangkum cara-cara pembacaan (Qiro'ah) ayat-ayat sebelum penyeragaman Mushaf oleh Khalifah Utsman bin Affan; Berbagai situasi proses pewahyuan al-Qur' an kepada Rasulullah; Istilah-istilah suku-suku Arab yang dimuat dalam al-Qur'an; Kata-kata serapan dari bahasa Persi, Romawi, Ibrani; Ayat-ayat yang diturunkan langsung dari Arasy yang dibawa oleh ribuan Malaikat; Seratus (100) gaya bahasa al-Qur'an; dan masih banyak lagi tema-tema menarik lainnya.
Membaca al-Itqan berarti melacak jejak-jejak bahasa Arab dari sumber-sumbernya yang paling awal dengan melibatkan situasi-situasi sosio-agama dan budaya sebagai latar belakangnya sehingga dapat berpengaruh besar terhadap hasil penafsiran ayat-ayat secara valid sekaligus juga terhindar dari kesalahpahaman yang berakibat fatal.
Membaca al-Itqan ini dapat diibaratkan sebagai menyelami keindahan al-Qur'an yang berlapis-lapis pada setiap halamannya hingga akhir buku ini yang dapat menggugah kesadaran Ilahiah dan memperkuat tauhid para pembaca. Sedangkan gaya bahasanya yang sederhana, singkat padat, dan komprehensif, membuat buku ini mudah dimengerti oleh kalangan awam sekalipun.
Baca Selengkapnya...
Al-Hikmah; Memahami Teosufi Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah
Al-Hikmah
Memahami Teosufi Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah
Oleh: Dr. H. Kharisudin Aqib, M.Ag.
Penerbit: Bina Ilmu
Harga: Rp. 37.500,-
Tareqat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah merupakan unifikasi antara dua tarekat "Qadiriyah dan Naqsyabandiyah" yang terbesar dan tertua dalam sejarah tarekat di dunia Islam. Di Indonesia, tarekat ini berkembang sangat pesat, bahkan pada masa sekarang diperkirakan yang terbesar pengikutnya. Akan tetapi teori filsafat dalam ajaran tarekat ini kebanyakan hanya diketahui oleh para pengikutnya, bahkan sangat mungkin tidak sedikit pengikutnya yang tidak mengetahuinya. Padahal teori ini merupakan unsur yang sangat menarik yang ada dalam tarekat.
Mengetahui landasan-landasan filosofi dan teori-teori filsafat dalam suatu tarekat, tidak kalah pentingnya dengan mengetahui dalil-dalil naqli yang dijadikan dasar ajaran-ajarannya. Pengetahuan tentang hal ini juga diperlukan untuk mengetahui aspek-aspek ritual dalam pembahasan ilmu tasawuf dengan pendekatan filsafat (rasio) yang juga merupakan tuntutan masyarakat modern yang cenderung rasionalistik.
Buku ini merupakan salah satu jawaban dari tuntutan-tuntutan di atas. Di samping merupakan sebuah deskripsi dan analisis filosofis atas ajaran tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah di Indonesia yang berkaitan dengan tinjauan syar'i, sejarah ajarannya, filosofisnya, dan bahkan filsafat-filsafat yang mendasarnya, buku ini juga menyajikan prinsip-prinsip ajaran tasawuf sebagai dimensi esoterik agama Islam pada umumnya dan prinsip-prinsip ajaran Qadiriyah wa Naqsyabandiyah pada khususnya.
Baca Selengkapnya...
Memahami Teosufi Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah
Oleh: Dr. H. Kharisudin Aqib, M.Ag.
Penerbit: Bina Ilmu
Harga: Rp. 37.500,-
Tareqat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah merupakan unifikasi antara dua tarekat "Qadiriyah dan Naqsyabandiyah" yang terbesar dan tertua dalam sejarah tarekat di dunia Islam. Di Indonesia, tarekat ini berkembang sangat pesat, bahkan pada masa sekarang diperkirakan yang terbesar pengikutnya. Akan tetapi teori filsafat dalam ajaran tarekat ini kebanyakan hanya diketahui oleh para pengikutnya, bahkan sangat mungkin tidak sedikit pengikutnya yang tidak mengetahuinya. Padahal teori ini merupakan unsur yang sangat menarik yang ada dalam tarekat.
Mengetahui landasan-landasan filosofi dan teori-teori filsafat dalam suatu tarekat, tidak kalah pentingnya dengan mengetahui dalil-dalil naqli yang dijadikan dasar ajaran-ajarannya. Pengetahuan tentang hal ini juga diperlukan untuk mengetahui aspek-aspek ritual dalam pembahasan ilmu tasawuf dengan pendekatan filsafat (rasio) yang juga merupakan tuntutan masyarakat modern yang cenderung rasionalistik.
Buku ini merupakan salah satu jawaban dari tuntutan-tuntutan di atas. Di samping merupakan sebuah deskripsi dan analisis filosofis atas ajaran tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah di Indonesia yang berkaitan dengan tinjauan syar'i, sejarah ajarannya, filosofisnya, dan bahkan filsafat-filsafat yang mendasarnya, buku ini juga menyajikan prinsip-prinsip ajaran tasawuf sebagai dimensi esoterik agama Islam pada umumnya dan prinsip-prinsip ajaran Qadiriyah wa Naqsyabandiyah pada khususnya.
Baca Selengkapnya...
Al-Lu’ Lu’ Wal Marjan 2 Jilid
Al-Lu’ Lu’ Wal Marjan 2 Jilid
Himpunan Hadits Shahih Yang Disepakati Oleh Bukhari dan Muslim
Oleh: Muhammad Fu’ad Abdul Baqi
Penterjemah: Salim Bahreisy
Penerbit: Bina Ilmu
Harga: Rp. 75.000,-
Buku ini adalah terjemah dari Kitab Al-Lu’lu’ wal Marjan, himpunan hadits shahih yang disepakati oleh Bukhari dan Muslim. Buku ini terdiri dari 2 (dua) jilid.
Baca Selengkapnya...
Himpunan Hadits Shahih Yang Disepakati Oleh Bukhari dan Muslim
Oleh: Muhammad Fu’ad Abdul Baqi
Penterjemah: Salim Bahreisy
Penerbit: Bina Ilmu
Harga: Rp. 75.000,-
Buku ini adalah terjemah dari Kitab Al-Lu’lu’ wal Marjan, himpunan hadits shahih yang disepakati oleh Bukhari dan Muslim. Buku ini terdiri dari 2 (dua) jilid.
Baca Selengkapnya...
Sejarah Hidup Nabi-Nabi
Sejarah Hidup Nabi-Nabi
(terjemah dari kitab Qishasul Anbiya')
Penterjemah: Salim Bahreisy
Harga: Rp. 50.000,-
Penerbit: Bina Ilmu
Sebagaimana telah menjadi pengetahuan tiap muslim, bahwa salah satu daripada enam rukun iman, ialah iman kepada kenapian para rasul, terutama kedua puluh lima Rasul yang kisahnya telah diwahyukan oleh Allah kepada Nabi Muhammad di dalam kitab suci “Al-Qur’anul Karim”. Maka makin mantablah kiranya iman seseorang mukmin jika ia disamping mengenal dan menghafalkan nama para Rasul itu, mengenal pula sejarah perjuangan mereka menyampaikan risalah Allah kepada hamba-hamba-Nya dan betapa hamba-hamba Allah itu dari masa ke masa menyambut serta menerima kedatangan para utusan Tuhan yang telah membawa pedoman dan tuntunan bagi terciptanya dunia yang aman dan damai, manusia yang adil dan saleh, sesuai dengan amanat yang telah diterima oleh Nabi Adam dari sisi Allah tatkala beliau diturunkan ke bumi: “Sesungguhnya Kami menjadikan sengkau sebagai khalifah di atas bumi”.
Adapun pokok-pokok cerita yang tersusun dalam kitab ini bersumber dari kisah-kisah yang telah diwahyukan oleh Allah swt kepada Nabi Besar-Nya Muhammad saw, sebagaimana telah tersurat dalam “Al-Qur’anul Karim”. Maka karena itu, beberapa Nabi seperti Nabi Ilyas, Dzul Kifl dan El-Yasa’ yang hanya nama-namanya tercantum dalam Al-Qur’an tanpa menceritakan kisahnya, tidak dapat pula kami turunkan kisahnya dalam kitab ini.
Baca Selengkapnya...
(terjemah dari kitab Qishasul Anbiya')
Penterjemah: Salim Bahreisy
Harga: Rp. 50.000,-
Penerbit: Bina Ilmu
Sebagaimana telah menjadi pengetahuan tiap muslim, bahwa salah satu daripada enam rukun iman, ialah iman kepada kenapian para rasul, terutama kedua puluh lima Rasul yang kisahnya telah diwahyukan oleh Allah kepada Nabi Muhammad di dalam kitab suci “Al-Qur’anul Karim”. Maka makin mantablah kiranya iman seseorang mukmin jika ia disamping mengenal dan menghafalkan nama para Rasul itu, mengenal pula sejarah perjuangan mereka menyampaikan risalah Allah kepada hamba-hamba-Nya dan betapa hamba-hamba Allah itu dari masa ke masa menyambut serta menerima kedatangan para utusan Tuhan yang telah membawa pedoman dan tuntunan bagi terciptanya dunia yang aman dan damai, manusia yang adil dan saleh, sesuai dengan amanat yang telah diterima oleh Nabi Adam dari sisi Allah tatkala beliau diturunkan ke bumi: “Sesungguhnya Kami menjadikan sengkau sebagai khalifah di atas bumi”.
Adapun pokok-pokok cerita yang tersusun dalam kitab ini bersumber dari kisah-kisah yang telah diwahyukan oleh Allah swt kepada Nabi Besar-Nya Muhammad saw, sebagaimana telah tersurat dalam “Al-Qur’anul Karim”. Maka karena itu, beberapa Nabi seperti Nabi Ilyas, Dzul Kifl dan El-Yasa’ yang hanya nama-namanya tercantum dalam Al-Qur’an tanpa menceritakan kisahnya, tidak dapat pula kami turunkan kisahnya dalam kitab ini.
Baca Selengkapnya...
Terjemah Sabilal Muhtadin

Terjemah kitab Sabilal Muhtadin
2 Jilid
Karya: Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari
Alih Bahasa: Prof. H.M. Asywadie Syukur
Penerbit: PT Bina Ilmu
Harga: 101.000,-
Syekh Muhammad Arsyad bin Abdullah dilahirkan di sebuah desa dekat kota Martapura, Kalimantan Selatan sekitar Tahun 1707 M dari keluarga sederhana, dimasa pemerintahan Sultan Tahlilullah (1700-1734 M). Semenjak kecil sudah tampak ciri-ciri yang luar biasa pada dirinya, diantaranya kecerdasan serta sikap sopan santunnya sehingga Sultan tertarik dan mengirimkannya ke Makkah untuk mempelajari ilmu-ilmu agama Islam.
Di Makkah, ia mempelajari pengetahuan agama Islam dengan SYekh Athaillah dan belajar ilmu tashawwuf dengan Syekh Muhammad bin ABdulkarim al-Madani di Madinah, dan sesudah 35 tahun menuntut ilmu ia kembali ke Kalimantan.
Sekembalinya ia mendirikan sebuah tempat pengajian yang kemudian dinamakan "Dalam Pagar". Selama 20 Tahun ia mengajar di tempat itu, banyak murid-muridnya yang datang dari pelosok kerajaan Banjar, sesudah mereka mendapat pendidikan agama yang cukup, mereka kembali ke daerah masing-masing dengan cara demikian agama Islam cepat berkembang dalam kerajaan Banjar.
Disamping mengajar, Syaikh Muhammad Arsyad banyak juga menulis kitab-kitab agama dan sebuah karya yang terbesar adalah: "Kitab Sabilal Muhtadin Lit Tafaguni Fid Din", yang terdiri dari 2 jilid yang kesemuanya beriksikan fikih Ibadah.
Kitab ini merupakan kitab yang menerangkan ilmu fikih dalam Madzhab Syafi'i. dan seluruh uraiannya diambil dari pelbagai kitab yang dikarang oleh ulama mutaakhirin dalam madzhab Syafi'i, seperti: "Syarah Minhaj" oleh Syaikhul Islam Zakariya Anshari, "Al Mugni" oleh Syekh Khatib Syrabaini, "At Tuhfah" oleh Syekh Ibnu Hajar Al Haitami, " An Nihayah Syekh Jamal" oleh Syekh Ramli dan beberapa buah matan, syarah dan komentar lainnya.
Baca Selengkapnya...
Terjemah Tanbihul Ghafilin

Terjemah Tanbihul Ghafilin
(Peringatan Bagi Yang Lupa)
2 Jilid
Karya: Abullaits Assamarqandi
Alih Bahasa: Salim Bahreisy
Penerbit: PT Bina Ilmu
Harga: Rp. 65.000,-
Abullaits (Nasher) bin Muhammad bin Ibrahim Assamarqandi telah berkata: ketika saya mengetahui bahwa kewajiban tiap-tiap orang yang diberi ilmu ma'rifat dan hikmat, sebagaimana yang tersebut dalam ayat al-Qur'an An-Nahl 125. dan penjelasan Abdullah bin Mas'ud r.a. bahwa Nabi SAW biasa memberi nasehat kepada kami pada waktu-waktu yang renggang kuatir menjemukan kami.
Maka saya kumpulkan dalam buku ini beberapa nasehat hikmat semoga memuaskan bagi orang yang memperhatikannya.
Pesan beliau (Abullaits), supaya diperhatikan dan difikirkan untuk pribadinya sendiri kemudian diajarkan kepada orang lain.
Siapa yang mengabaikan nasehat, sejarah sahabat-sahabat dan orang orang salihin maka ia terkena salah satu dari dua macam yaitu ia merasa puas dengan amalnya yang sedikit lalu merasa telah mencapai kedudukan orang-orang terdahulu, atau sombong dengan amalnya yang banyak lalau merasa lebih baik dari lainnya maka akan gugur amalnya.
Sebaliknya bila ia suka memperhatikan sejarah orang-orang salihin dahulu-dahulu itu, ia akan merasa masih sangats edikit amalannya sehingga lebih rajin beramal dan menambah kebaikannya.
Baca Selengkapnya...
Insan Kamil

Insan Kamil
Terjemah dari kitab Al-Insan Al-Kamil Muhammad SAW, karya DR. Sayyid Muhammad Alwy al-Maliky.
Alih Bahasa Oleh: Hasan Baharun
Penerbit: PT Bina Ilmu
Tebal: xvi + 368 hal.
Harga: Rp. 45.000,-
Judul asli buku ini adalah al-Insan al-Kamil Muhammad SAW oleh DR. Sayyid Muhammad Alwy al-Maliky.
Sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW menggambarkan sikap dan perilaku yang amat mempesona dan menyejukkan hati. Kebesaran Nabi SAW bukan bersumber pada fanatisme atau kedudukan dan harta maupun kemuliaan silsila keturunannya. Tapi karena kepribadian yang akhlakul karimah dan luasnya bidang yang berhasil ditanganinya. Sebuah sikap dan kepribadian yang amat utuh dan sempurna.
Rasulullah memberikan garis kebijaksanaan yang amat tegas dan lurus, baik kepada warga muslim dan non muslim. Dalam persoalan pemerintahan, misalnya, kebijakan dan siasat Rasulullah sangat teruji dan piawai. Sebagaimana kali pertama Rasulullah membentuk pemerintahan yang berdaulat, bagaimana beliau dapat mengkondisikan konflik dan friksi-friksi internal-eksternal, dan bagaimana pula roda pemerintahan dapat dikendalikan dan dikembangkan dengan pesat. Sehingga para pakar barat, mengungkapkan dan menganalisis dengan argumentasi ilmiah faktual, tidak ada yang memungkirinya.
Buku ini menguraikan panjang lebar dan terperinci tentang seorang Rasul di berbagai aspek kehidupan, baik dalam bidang pendidikan, religi bahkan sosial politik. Buku al-Insan al-Kamil adalah karya monumental seorang Doktor dari Universitas Ummul Quro', DR. Sayyid Muhammad Alwy al-Maliky dan dikenal sebagai mubaligh keliling dunia. DI Indonesia mulai paruh tahun 1970-an, sudah populer dikalangan kiai dan santri.
Baca Selengkapnya...
Subscribe to:
Posts (Atom)







