Yuk, berbisnis dg 0 Rupiah!
silakan klik link berikut:


Pesan Buku/Kitab?
SMS & WhatsApp : 0812 8625 1777
Pin BB : 73E49DB5
e-mail: r.rusmanto@gmail.com https://www.tokopedia.com/tb-albarokah ___________________________

Manasik Haji Menurut Petunjuk Al-Qur'an & Al-Hadits

Manasik Haji Menurut Petunjuk Al-Qur'an & Al-Hadits

Oleh: KH. Muhammad Hanif Muslih, Lc.

Penerbit: Al-Ridha Semarang

Harga: Rp. 15.000,-

Tebal: x + 156 Hal.


Sebagaimana dimaklumi agama Islam dibangun dan ditegakkan di atas lima tiang penyangga (rukun), satu di antaranya adalah haji.
Rukun (penyangga) yang satu ini, sangat berbeda sekali dengan rukun yang lain, ada di antara rukun yang lain cukup hanya bermodalkan tenaga (sekalipun sedikit) seperti shalat dan puasa, atau hanya bemodalkan harta seperti zakat, akan tetapi, kalau rukun yang satu ini; haji (dan umrah), yang keduanya memerlukan modal tenaga, ya harta sekaligus.

Dalam ilmu Fiqih rangkaian ibadah seperti ini lazim disebut dengan "Ibadah al-murakkabah min al-badaniyah wal-maliyah = Ibadah yang bermodalkan (tersusun) dari tenaga dan harta". Bahkan kedua modal ini tidak cukup hanya dengan sekedar modal apa adanya, akan tetapi, dibutuhkan modal yang sangat besar dan ekstra banyak, baik yang menyangkut tenaga ataupun harta, keduanya harus sama-sama ekstra; tenaga ekstra kuat dan harta ekstra banyak. Akan sayang dan eman sekali, kalau suatu ibadah yang memerlukan begitu banyak ekstra, dikerjakan dan diamalkan dengan apa adanya, tanpa berbekal dan bermodal ilmu yang cukup dan pengetahuan yang memadai.

Buku ini diharapkan dapat memberikan sekedar modal dan bekal bagi calon jamaah haji yang akan menunaikan ibadah haji di tanah suci. Buku ini juga diharapkan dapat memberikan jawaban masalah-masalah yang timbul sekitar haji itu sendiri, seperti haji dan umrah beberapa kali, shalat arba'in, shalat di Raudhah dan ziarah makam Rasut saw. di Madinah Al-Munawwarah.

Penulis sengaja mengemukakan pembahasan masalah-masalah tersebut, karena pada saat penulis mengerjakan ibadah haji dari sejak haji pertama 1974 M, kemudian mukim sampai haji terakhir pada tahun 2008 M, masalah-masalah tersebut sempat muncul ke permukaan dan sempat menjadi polemik di antara jamaah haji. Hal inilah yang mendorong penulis untuk menyajikan dan sekaligus menyuguhkan sebuah buku yang membahas tentang Manasik Haji.


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment

silakan isi komen atau pesan saran di bawah ini...