Pesan Buku/Kitab?
SMS & WhatsApp : 0812 8625 1777
Showing posts with label Katalog Khalista. Show all posts
Showing posts with label Katalog Khalista. Show all posts
NU Menjawab Problematika Umat Jilid 1 dan 2
NU Menjawab Problematika Umat Jilid 1 dan 2
Keputusan Bahtsul Masail PWNU Jawa Timur
Jilid 1 1979 - 2009
Jilid 2 2009 - 2014
Harga: Rp. 350.000,-
Baca Selengkapnya...
Keputusan Bahtsul Masail PWNU Jawa Timur
Jilid 1 1979 - 2009
Jilid 2 2009 - 2014
Harga: Rp. 350.000,-
Baca Selengkapnya...
Rekam Jejak Radikalisme Salafi Wahabi
Rekam Jejak Radikalisme Salafi Wahabi
Sejarah, Doktrin, dan Akidah
Oleh: Achmad Imron R
Penerbit: Khalista
Harga: Rp. 55.000,-
Tebal : xxvii+303 Hal.
Wahabi atau wahhabiyah merupakan sebutan bagi pengikut paham Muhammad bin Abdil Wahhab. Sekilas gerakan puritan yang belakangan akrab disebut Salafi Wahabi ini terlihat paling Islam, paling ahli mengafirkan sesama muslim, paling bertauhid dan seterusnya. Namun dibalik itu, doktrin dan ajarannya sangat berbahaya dan harus dijauhi umat Islam. Sejak awal kemunculannya sampai sekarang, sekte Wahabi selalu mengalami pertentangan dengan mayoritas kaum muslimin yang sejak dulu berpaham Ahlussunnah wal Jama'ah.
Dalam konteks ini, buku Rekam Jejak Radikalisme Salafi Wahabi hadir menguak sejarah, doktrin, dan akidah Wahabi yang destruktif, kerap menyulut konflik dan perpecahan. Secara sistematis buku ini membahas Sejarah Radikalisme Wahabi, Wahabi Tanduk Setan dari Timur, Doktrin Wahabi Penyulut Konflik Umat Islam, Tauhid Rububiyah-Uluhiyah Wahabi, Akidah Tajsim Wahabi, dan Kontradiksi Akidah Wahabi. Datanya pun sangat valid dan lengkap disertai scan referensi-referensi utama wahabi, serta diurai secara sistematis dan ilmiah.
Dengan membacanya kaum muslimin dapat lebih memahami dan mewaspadai doktrin-doktrin menyimpang yang disebarluaskan Salafi Wahabi, sehingga tidak terjebak dalam berbagai propagandanya yang selalu mengatasnamakan Islam.
DAFTAR ISI
Sampaikan Keburukan Mereka iii
Pengantar Penulis vii
Daftar Isi xiii
BAB I
Sejarah Kelam Wahabi 1
1. Penentangan Keluarga 2
a. Penentangan Syaikh Abdul Wahhab
b. Penentangan Syaikh Sulaiman bin Abdil Wahhab 6
2. Wahabi Mengingkari Kitab Bantahan Syaikh Sulaiman 6
3. Propaganda Pertobatan Syaikh Sulaiman 10
4. Kualitas Ilmiah Muhammad bin Abdil Wahhab di Mata Syaikh Sulaiman 12
5. Wahabi Vs. Kaum Muslimin
a. Penentangan Muhammad bin Abdil Wahhab Terhadap Akidah Penduduk Najd dan Mayoritas Kaum Muslimin 13
b. Kondisi Umat Islam Sebelum Dakwah Muhammad bin Abdil Wahhab 15
c. Penyesatan Kaum Muslimin di Seluruh Negeri 17
d. Mengafirkan Seluruh Kaum Muslimin Tanpa Terkecuali 23
6. Pembongkaran Kubah Makam Pertama atas Gagasan dan Perintah Muhammad bin Abdil Wahhab 24
7. Isu Pembongkaran Masjid Nabi SAW 25
8. Kecaman Ulama dan Kaum Muslimin atas Kekejian Muhammad bin Abdil Wahhab 27
9. Pertobatan Utsman bin Mu'ammir dari Paham Wahabi 28
10. Pembunuhan Utsman bin Mu'ammir 30
11. Peperangan Syaikh Muhammmad dan Raja Saud Vs. Kaum Muslimin 31
a. Penyerangan Riyadh dan Beberapa Daerah di Jazirah Arab 32
b. Syaikh Sulaiman Memperingatkan Saudaranya 33
c. Membunuh dan Merampas Harta Kaum Muslimin 35
d. Merusak Ladang Perkebunan Kaum Muslimin 36
e. Penyerangan Riyadh kedua 36
f. Merampas Hewan Peliharaan dan Perkakas Rumah 37
g. Wahabi Mencegah Haji 37
h. Kesengsaraan Penduduk Makkah al-Musyarrafah 38
i. Kekejaman Wahabi Terhadap Penduduk Madinah 39
j. Kekejaman Wahabi di Karbala 40
k. Kekejaman Wahabi di Makkah Kesekian Kalinya 42
1. Kekejaman Saud di Ahsa 42
12. Laqab Wahabi-Wahhabiyah 45
a. Testimoni Syaikh Ibn Baz 47
b. Testimoni Syaikh Ahmad bin Hajar Aal Abu Thami 48
13. Bantahan Ahlussunnah wal Jamaah Terhadap Wahabi 49
BAB II
Wahabi Tanduk Setan dari Timur 67
1. Hadits-hadits Shahih tentang Fitnah dan Tanduk Setan 67
2. Najd Menurut Bahasa 70
3. Najd Menurut Istilah 73
4. Letak Najd Menurut Ilmu Geografi 75
5. Letak Najd Menurut Hadits-hadits Nabi SAW 77
Keterangan Tambahan 81
6. Benarkah Najd yang Dimaksud adalah Irak? 88
7. Testimoni Ulama Wahabi: Arah Timur yang Dimaksud Nabi SAW Mencakup Najd Arab Saudi 101
a. Testimoni Anggota Tetap Komisi Fatwa Arab Saudi 101
b. Testimoni Utsman bin Bisyr 102
c. Testimoni Ibn Taimiyah 102
8. Sifat dan Karakteristik Fitnah Tanduk Setan 107
a. Sifat dan Karakter Tanduk Setan 107
b. Fitnah Tanduk Setan 128
BAB III
Doktrin Wahabi; Penyulut Konflik Umat Islam 143
1. Doktrin Kesesatan Tawassul 143
a. Mensyirikkan Orang yang Bertawassul kepada Nabi atau Wali yang Sudah Wafat 143
b. Mewajibkan Memerangi Orang yang Bertawassul kepada Nabi atau Wali yang Sudah Wafat 152
c. Mengafirkan Orang yang Bertawassul dengan Nabi atau Orang Saleh yang Sudah Wafat Serta Menghalalkan Harta dan Darahnya 157
d. Memurtadkan Orang yang Bertawassul dengan Nabi atau Orang Saleh yang Sudah Wafat dan Menganggapnya Masuk Neraka Selama-lamanya 162
e. Menganggap Abu Lahab dan Abu Jahl lebih Bertauhid dan Beriman daripada Orang yang Bertawassul dengan Nabi atau Wali yang Sudah Wafat 165
2. Doktrin Kesesatan Bid'ah 169
a. Dalil at-Tark 169
b. Kerancuan Pemahaman Wahabi tentang Bid'ah 173
c. Doa Khataman Al-Qur'an dalam Shalat 175
3. Memperuncing Masalah Khilafiyah 179
a. Perbedaan Pendapat Ulama Madzhab 186
b. Mengharamkan Shalat di Kuburan atau Masjid yang Ada Kuburannya 189
4. Doktrin Kesesatan Ta'wil 207
5. Doktrin Tajsim; Meyakini Allah Punya Anggota Tubuh 225
BAB IV
Tauhid Uluhiyah-Rububiyah Wahabi 235
1. Bid'ah Tauhid Rububiyah dan Uluhiyah 236
2. Runtuhnya Pembagian Tauhid Rububiyah- Uluhiyah 238
3. Pengakuan Kaum Musyrikin atas Sebagian Rububiyah Allah 240
4. Kesimpulan 242
BABV
Akidah Tajsim Wahabi 243
1. Akidah Tajsim Wahabi 243
2. Istiwa' Allah 255
a. Istiwa' Allah Versi Wahabi 255
b. Istiwa' Allah Menurut Imam Madzhab Empat 257
c. Istiwa' Allah Menurut Ulama Ahlussunnah Lainnya 260
BAB VI
Kontradiksi Akidah Wahabi 265
1. Kontradiksi Memaknai Istiwa' dengan Makna Duduk 268
2. Kontradiksi Memaknai Istiwa' dengan Bersemayam 271
3. Kontradiksi tentang Kursi Tempat Kedua Telapak Kaki Allah 275
4. Kontradiksi tentang Rupa Allah Seperti Rupa Manusia 278
5. Kontradiksi tentang Bayangan Allah 282
6. Kontradiksi tentang Tangan Kiri Allah 284
7. Kontradiksi tentang Batasan bagi Allah 286
8. Kontradiksi tentang Sifat Gerak Allah 287
9. Kontradiksi tentang Jumlah Jari Allah 291
10. Kontradiksi tentang Penisbatan Tempat bagi Allah 293
Daftar Pustaka 297
Biografi Penulis 303
Baca Selengkapnya...
Sejarah, Doktrin, dan Akidah
Oleh: Achmad Imron R
Penerbit: Khalista
Harga: Rp. 55.000,-
Tebal : xxvii+303 Hal.
Wahabi atau wahhabiyah merupakan sebutan bagi pengikut paham Muhammad bin Abdil Wahhab. Sekilas gerakan puritan yang belakangan akrab disebut Salafi Wahabi ini terlihat paling Islam, paling ahli mengafirkan sesama muslim, paling bertauhid dan seterusnya. Namun dibalik itu, doktrin dan ajarannya sangat berbahaya dan harus dijauhi umat Islam. Sejak awal kemunculannya sampai sekarang, sekte Wahabi selalu mengalami pertentangan dengan mayoritas kaum muslimin yang sejak dulu berpaham Ahlussunnah wal Jama'ah.
Dalam konteks ini, buku Rekam Jejak Radikalisme Salafi Wahabi hadir menguak sejarah, doktrin, dan akidah Wahabi yang destruktif, kerap menyulut konflik dan perpecahan. Secara sistematis buku ini membahas Sejarah Radikalisme Wahabi, Wahabi Tanduk Setan dari Timur, Doktrin Wahabi Penyulut Konflik Umat Islam, Tauhid Rububiyah-Uluhiyah Wahabi, Akidah Tajsim Wahabi, dan Kontradiksi Akidah Wahabi. Datanya pun sangat valid dan lengkap disertai scan referensi-referensi utama wahabi, serta diurai secara sistematis dan ilmiah.
Dengan membacanya kaum muslimin dapat lebih memahami dan mewaspadai doktrin-doktrin menyimpang yang disebarluaskan Salafi Wahabi, sehingga tidak terjebak dalam berbagai propagandanya yang selalu mengatasnamakan Islam.
DAFTAR ISI
Sampaikan Keburukan Mereka iii
Pengantar Penulis vii
Daftar Isi xiii
BAB I
Sejarah Kelam Wahabi 1
1. Penentangan Keluarga 2
a. Penentangan Syaikh Abdul Wahhab
b. Penentangan Syaikh Sulaiman bin Abdil Wahhab 6
2. Wahabi Mengingkari Kitab Bantahan Syaikh Sulaiman 6
3. Propaganda Pertobatan Syaikh Sulaiman 10
4. Kualitas Ilmiah Muhammad bin Abdil Wahhab di Mata Syaikh Sulaiman 12
5. Wahabi Vs. Kaum Muslimin
a. Penentangan Muhammad bin Abdil Wahhab Terhadap Akidah Penduduk Najd dan Mayoritas Kaum Muslimin 13
b. Kondisi Umat Islam Sebelum Dakwah Muhammad bin Abdil Wahhab 15
c. Penyesatan Kaum Muslimin di Seluruh Negeri 17
d. Mengafirkan Seluruh Kaum Muslimin Tanpa Terkecuali 23
6. Pembongkaran Kubah Makam Pertama atas Gagasan dan Perintah Muhammad bin Abdil Wahhab 24
7. Isu Pembongkaran Masjid Nabi SAW 25
8. Kecaman Ulama dan Kaum Muslimin atas Kekejian Muhammad bin Abdil Wahhab 27
9. Pertobatan Utsman bin Mu'ammir dari Paham Wahabi 28
10. Pembunuhan Utsman bin Mu'ammir 30
11. Peperangan Syaikh Muhammmad dan Raja Saud Vs. Kaum Muslimin 31
a. Penyerangan Riyadh dan Beberapa Daerah di Jazirah Arab 32
b. Syaikh Sulaiman Memperingatkan Saudaranya 33
c. Membunuh dan Merampas Harta Kaum Muslimin 35
d. Merusak Ladang Perkebunan Kaum Muslimin 36
e. Penyerangan Riyadh kedua 36
f. Merampas Hewan Peliharaan dan Perkakas Rumah 37
g. Wahabi Mencegah Haji 37
h. Kesengsaraan Penduduk Makkah al-Musyarrafah 38
i. Kekejaman Wahabi Terhadap Penduduk Madinah 39
j. Kekejaman Wahabi di Karbala 40
k. Kekejaman Wahabi di Makkah Kesekian Kalinya 42
1. Kekejaman Saud di Ahsa 42
12. Laqab Wahabi-Wahhabiyah 45
a. Testimoni Syaikh Ibn Baz 47
b. Testimoni Syaikh Ahmad bin Hajar Aal Abu Thami 48
13. Bantahan Ahlussunnah wal Jamaah Terhadap Wahabi 49
BAB II
Wahabi Tanduk Setan dari Timur 67
1. Hadits-hadits Shahih tentang Fitnah dan Tanduk Setan 67
2. Najd Menurut Bahasa 70
3. Najd Menurut Istilah 73
4. Letak Najd Menurut Ilmu Geografi 75
5. Letak Najd Menurut Hadits-hadits Nabi SAW 77
Keterangan Tambahan 81
6. Benarkah Najd yang Dimaksud adalah Irak? 88
7. Testimoni Ulama Wahabi: Arah Timur yang Dimaksud Nabi SAW Mencakup Najd Arab Saudi 101
a. Testimoni Anggota Tetap Komisi Fatwa Arab Saudi 101
b. Testimoni Utsman bin Bisyr 102
c. Testimoni Ibn Taimiyah 102
8. Sifat dan Karakteristik Fitnah Tanduk Setan 107
a. Sifat dan Karakter Tanduk Setan 107
b. Fitnah Tanduk Setan 128
BAB III
Doktrin Wahabi; Penyulut Konflik Umat Islam 143
1. Doktrin Kesesatan Tawassul 143
a. Mensyirikkan Orang yang Bertawassul kepada Nabi atau Wali yang Sudah Wafat 143
b. Mewajibkan Memerangi Orang yang Bertawassul kepada Nabi atau Wali yang Sudah Wafat 152
c. Mengafirkan Orang yang Bertawassul dengan Nabi atau Orang Saleh yang Sudah Wafat Serta Menghalalkan Harta dan Darahnya 157
d. Memurtadkan Orang yang Bertawassul dengan Nabi atau Orang Saleh yang Sudah Wafat dan Menganggapnya Masuk Neraka Selama-lamanya 162
e. Menganggap Abu Lahab dan Abu Jahl lebih Bertauhid dan Beriman daripada Orang yang Bertawassul dengan Nabi atau Wali yang Sudah Wafat 165
2. Doktrin Kesesatan Bid'ah 169
a. Dalil at-Tark 169
b. Kerancuan Pemahaman Wahabi tentang Bid'ah 173
c. Doa Khataman Al-Qur'an dalam Shalat 175
3. Memperuncing Masalah Khilafiyah 179
a. Perbedaan Pendapat Ulama Madzhab 186
b. Mengharamkan Shalat di Kuburan atau Masjid yang Ada Kuburannya 189
4. Doktrin Kesesatan Ta'wil 207
5. Doktrin Tajsim; Meyakini Allah Punya Anggota Tubuh 225
BAB IV
Tauhid Uluhiyah-Rububiyah Wahabi 235
1. Bid'ah Tauhid Rububiyah dan Uluhiyah 236
2. Runtuhnya Pembagian Tauhid Rububiyah- Uluhiyah 238
3. Pengakuan Kaum Musyrikin atas Sebagian Rububiyah Allah 240
4. Kesimpulan 242
BABV
Akidah Tajsim Wahabi 243
1. Akidah Tajsim Wahabi 243
2. Istiwa' Allah 255
a. Istiwa' Allah Versi Wahabi 255
b. Istiwa' Allah Menurut Imam Madzhab Empat 257
c. Istiwa' Allah Menurut Ulama Ahlussunnah Lainnya 260
BAB VI
Kontradiksi Akidah Wahabi 265
1. Kontradiksi Memaknai Istiwa' dengan Makna Duduk 268
2. Kontradiksi Memaknai Istiwa' dengan Bersemayam 271
3. Kontradiksi tentang Kursi Tempat Kedua Telapak Kaki Allah 275
4. Kontradiksi tentang Rupa Allah Seperti Rupa Manusia 278
5. Kontradiksi tentang Bayangan Allah 282
6. Kontradiksi tentang Tangan Kiri Allah 284
7. Kontradiksi tentang Batasan bagi Allah 286
8. Kontradiksi tentang Sifat Gerak Allah 287
9. Kontradiksi tentang Jumlah Jari Allah 291
10. Kontradiksi tentang Penisbatan Tempat bagi Allah 293
Daftar Pustaka 297
Biografi Penulis 303
Baca Selengkapnya...
Labels:
Harga di atas 50 rb,
Katalog Khalista
HUJJAH NAHDLIYAH; Keilmuan - Tradisi - Tasawuf
HUJJAH NAHDLIYAH
Keilmuan - Tradisi - Tasawuf
Oleh: Nur Hidayat Muhammad
Penerbit: Khalista Surabaya
Harga: Rp. 13.000,-
Buku Hujjah Nahdliyah ini sengaja dibuat ringkas dan hadir sebagai jawaban atas tuduhan-tuduhan tidak berdasar dari kelompok yang anti pada pola pikir dan amaliah kaum nahdliyin.
Sangat naif bila orang yang tingkat keilmuannya sangat terbatas, hanya membaca dalil dari terjemah, dan tidak memahami bahasa Arab dengan baik, namun tampil menghakimi para ulama dan amaliahnya dengan tudingan sesat, bid'ah, syirik, dan selainnya. Padahal vonis seperti itu sama dengan istilah "bukan dalang mengkritik dalang".
Buku ini tidak bertujuan memupuk perselisihan antara warga Nahdhiyin dengan pengikut-pengikut kelompok lain, seperti MTA, LDII, Salafi Wahhabi, HTI, dan selainnya. Namun kehadirannya diharapkan menjadi informasi penting, bahwa cara berpikir dan beramal warga NU selalu berpegang pada dasar yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Baca Selengkapnya...
Keilmuan - Tradisi - Tasawuf
Oleh: Nur Hidayat Muhammad
Penerbit: Khalista Surabaya
Harga: Rp. 13.000,-
Buku Hujjah Nahdliyah ini sengaja dibuat ringkas dan hadir sebagai jawaban atas tuduhan-tuduhan tidak berdasar dari kelompok yang anti pada pola pikir dan amaliah kaum nahdliyin.
Sangat naif bila orang yang tingkat keilmuannya sangat terbatas, hanya membaca dalil dari terjemah, dan tidak memahami bahasa Arab dengan baik, namun tampil menghakimi para ulama dan amaliahnya dengan tudingan sesat, bid'ah, syirik, dan selainnya. Padahal vonis seperti itu sama dengan istilah "bukan dalang mengkritik dalang".
Buku ini tidak bertujuan memupuk perselisihan antara warga Nahdhiyin dengan pengikut-pengikut kelompok lain, seperti MTA, LDII, Salafi Wahhabi, HTI, dan selainnya. Namun kehadirannya diharapkan menjadi informasi penting, bahwa cara berpikir dan beramal warga NU selalu berpegang pada dasar yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Baca Selengkapnya...
Labels:
Harga 20 rb ke bawah,
Katalog Khalista
Pahlawan Ahlussunnah
Pahlawan Ahlussunnah
Menghadapi Sekte-sekte Bid'ah
Oleh: KH. Anas Machfudz
Penerbit: Khalista
Harga: Rp. 20.000,-
Penulis buku ini adalah al-Mukarram al-Maghfurlah KH. Anas Machfudz, ulama pendiri dan pencetak kader NU di Kabupaten Lumajang. Beliau alumni Pesantren Termas Pacitan, Pesantren Tebuireng Jombang yang ketika itu diasuh oleh Hadhratus Syaikh KH.M. Hasyim Asy'ari, Pesantren Jamsaren Solo dan kemudian mukim dan belajar di Makkah Al-Mukarramah.
Meski risalah ini sudah melewati rentang waktu 45 tahun, namun kehadirannya kali ini berada pada momentum yang tepat sekali. Sebab, datangya era reformasi yang menghembuskan angin kebebasan yang cenderung kebablasan telah membuka peluang munculnya paham-paham yang pada era sebelumnya tidak berani tampil ke permukaan.
Sedangkan realitanya, kehadiran mereka, secara teologis maupun sosial, sering memaksa NU dan warga Nahdilyin berada dalam posisi berhadap-hadapan yang dikhawatirkan menjadi sumber pemicu dan pemacu kerawanan. Di sisi lain, propaganda yang mereka lakukan, tidak jarang mengakibatkan munculnya kegamangan masyarakat pada kebenaran aqa'id yang selama ini diyakini.
Insya Allah, dengan membaca buku ini, warga Nahdliyin akan terbimbing untuk mampu membuat diskripsi singkat tentang "Siapa dan bagaimana kita, siapa dan bagaimana mereka", dengan ungkapan yang agak ekstrim, dari sisi akidah Ahlussunnah wal Jama'ah, kita akan dapat membuat peta "mana kawan dan mana lawan", walaupun dalam perspektif mu'amalah kita tetap siap hidup berdampingan secara damai dengan siapa pun, atas dasar prinsip saling hormat menghormati dan saling harga-menghargai.
Hadirnya buku ini di tangan para pembaca, setidaknya merupakan perwujudan makna harfiah dari an-Nasyr yang memang menjadi domein kami, Lajnah Ta'lif Wan Nasyr NU Lumajang. Namun harapan yang lebih substantif dan ambisius adalah makin merata dan mantapnya pemahaman Ahlussunnah Wal Jama'ah bagi warga Nahdliyyin.
Baca Selengkapnya...
Menghadapi Sekte-sekte Bid'ah
Oleh: KH. Anas Machfudz
Penerbit: Khalista
Harga: Rp. 20.000,-
Penulis buku ini adalah al-Mukarram al-Maghfurlah KH. Anas Machfudz, ulama pendiri dan pencetak kader NU di Kabupaten Lumajang. Beliau alumni Pesantren Termas Pacitan, Pesantren Tebuireng Jombang yang ketika itu diasuh oleh Hadhratus Syaikh KH.M. Hasyim Asy'ari, Pesantren Jamsaren Solo dan kemudian mukim dan belajar di Makkah Al-Mukarramah.
Meski risalah ini sudah melewati rentang waktu 45 tahun, namun kehadirannya kali ini berada pada momentum yang tepat sekali. Sebab, datangya era reformasi yang menghembuskan angin kebebasan yang cenderung kebablasan telah membuka peluang munculnya paham-paham yang pada era sebelumnya tidak berani tampil ke permukaan.
Sedangkan realitanya, kehadiran mereka, secara teologis maupun sosial, sering memaksa NU dan warga Nahdilyin berada dalam posisi berhadap-hadapan yang dikhawatirkan menjadi sumber pemicu dan pemacu kerawanan. Di sisi lain, propaganda yang mereka lakukan, tidak jarang mengakibatkan munculnya kegamangan masyarakat pada kebenaran aqa'id yang selama ini diyakini.
Insya Allah, dengan membaca buku ini, warga Nahdliyin akan terbimbing untuk mampu membuat diskripsi singkat tentang "Siapa dan bagaimana kita, siapa dan bagaimana mereka", dengan ungkapan yang agak ekstrim, dari sisi akidah Ahlussunnah wal Jama'ah, kita akan dapat membuat peta "mana kawan dan mana lawan", walaupun dalam perspektif mu'amalah kita tetap siap hidup berdampingan secara damai dengan siapa pun, atas dasar prinsip saling hormat menghormati dan saling harga-menghargai.
Hadirnya buku ini di tangan para pembaca, setidaknya merupakan perwujudan makna harfiah dari an-Nasyr yang memang menjadi domein kami, Lajnah Ta'lif Wan Nasyr NU Lumajang. Namun harapan yang lebih substantif dan ambisius adalah makin merata dan mantapnya pemahaman Ahlussunnah Wal Jama'ah bagi warga Nahdliyyin.
Baca Selengkapnya...
Labels:
Harga 20 rb ke bawah,
Katalog Khalista
Risalah Ahlussunnah Wal Jama'ah
Risalah Ahlussunnah Wal Jama'ah
Dari Pembiasaan menuju Pemahaman dan Pembelaan Akidah - Amaliah NU
Oleh: Tim ASWAJA NU Center PWNU JATIM
Penerbit: Khalista
Harga: Rp. 55.000,-
Buku ini secara umum terdiri dari tiga pembahasan utama yang dipaparkan dalam tiga bab. Pertama, penjelasan tentang berbagai kelompok, aliran dan sekte dalam sejarah umat Islam serta beberapa kelompok atau organisasi yang lahir dan berkembang pada kurun-kurun akhir, baik di Indonesia maupun di negara lain. Pembahasan ini berguna untuk memetakan posisi Ahlussunnah Wal-Jama'ah yang moderat (tawassuth).
Kedua, pembahasan tentang Ahlussunnah Wa-Jama'ah yang diikuti oleh Nahdhatul Ulama (Aswaja NU), termasuk penjelasan mengenai madzhab teologi al-Asy'ari dan al-Maturidi yang diikuti oleh organisasi terbesar di Indonesia ini, bahkan oleh mayoritas umat Islam di dunia sepanjang zaman.
Ketiga, pamaparan mengenai tradisi islami dan dalil-dalilnya. Khususnya bagi warga NU yang barangkali memandang tradisi islami sebagai suatu kebiasaan, kini sudah saatnya memahami, bahkan melakukan pembelaan, bahwa apa yang mereka lakukan selama ini bukanlah bid'ah yang sesat, yang dapat menjerumuskan mereka dalam siksa neraka.
Sedang bagi selain warga NU yang selama ini rajin menuduh bahwa NU adalah "gudang"nya takhayyul, bid'ah, c(k)hurafat (biasa mereka singkat TBC), menjadi mengerti bahwa yang dilakukan umat Islam yang berafiliasi ke NU ternyata memiliki dasar dalil. Minimal, mereka menjadi sosok yang dapat memahami perbedaan di tengah umat dengan cara yang santun, dewasa, dan arif.
Perbedaan dalam masalah furu'iyyah (cabang agama) adalah suatu keniscayaan, bukan malah dijadikan sebagai senjata yang digunakan untuk menyerang sesama saudara seiman dan seagama.
Baca Selengkapnya...
Dari Pembiasaan menuju Pemahaman dan Pembelaan Akidah - Amaliah NU
Oleh: Tim ASWAJA NU Center PWNU JATIM
Penerbit: Khalista
Harga: Rp. 55.000,-
Buku ini secara umum terdiri dari tiga pembahasan utama yang dipaparkan dalam tiga bab. Pertama, penjelasan tentang berbagai kelompok, aliran dan sekte dalam sejarah umat Islam serta beberapa kelompok atau organisasi yang lahir dan berkembang pada kurun-kurun akhir, baik di Indonesia maupun di negara lain. Pembahasan ini berguna untuk memetakan posisi Ahlussunnah Wal-Jama'ah yang moderat (tawassuth).
Kedua, pembahasan tentang Ahlussunnah Wa-Jama'ah yang diikuti oleh Nahdhatul Ulama (Aswaja NU), termasuk penjelasan mengenai madzhab teologi al-Asy'ari dan al-Maturidi yang diikuti oleh organisasi terbesar di Indonesia ini, bahkan oleh mayoritas umat Islam di dunia sepanjang zaman.
Ketiga, pamaparan mengenai tradisi islami dan dalil-dalilnya. Khususnya bagi warga NU yang barangkali memandang tradisi islami sebagai suatu kebiasaan, kini sudah saatnya memahami, bahkan melakukan pembelaan, bahwa apa yang mereka lakukan selama ini bukanlah bid'ah yang sesat, yang dapat menjerumuskan mereka dalam siksa neraka.
Sedang bagi selain warga NU yang selama ini rajin menuduh bahwa NU adalah "gudang"nya takhayyul, bid'ah, c(k)hurafat (biasa mereka singkat TBC), menjadi mengerti bahwa yang dilakukan umat Islam yang berafiliasi ke NU ternyata memiliki dasar dalil. Minimal, mereka menjadi sosok yang dapat memahami perbedaan di tengah umat dengan cara yang santun, dewasa, dan arif.
Perbedaan dalam masalah furu'iyyah (cabang agama) adalah suatu keniscayaan, bukan malah dijadikan sebagai senjata yang digunakan untuk menyerang sesama saudara seiman dan seagama.
Baca Selengkapnya...
Membumikan ASWAJA
Membumikan ASWAJA
Pegangan Para Guru NU
Oleh: Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, MA.
Penerbit: Khalista & PP Pergunu
Harga: Rp. 45.000,- (KOSONG)
Tanggung jawab para guru NU adalah mengentaskan anak didiknya dari kemiskinan ilmu, khususnya ilmu yang pada akhirnya mampu membentengi mereka dari serbuan aliran yang bertentangan dengan aliran Ahlussunnah Wal-Jama'ah.
Dalam konteks inilah menjadi strategis gagasan pembuatan buku ASWAJA untuk para guru yang dilontarkan oleh Pengurus Pusat PERGUNU, karena bagaimanapun juga harus diakui bahwa guru adalah ujung tombak satu-satunya yang dimiliki oleh NU dalam rangka menjaga, memelihara dan membumikan eksistensi ajaran Aswaja pada masa yang akan datang, khususnya bagi para peserta didik di kalangan lembaga pendidikan formal.
Buku ini hadir memberi wawasan dan pemahaman kepada masyarakat NU dan siapa saja yang mau membacanya agar lebih paham dan tidak ragu lagi dalam melakukan amaliahnya yang telah tumbuh dan berkembang dari tahun ke tahun bahkan dari abad ke abad. Tuduhan kelompok yang melakukan serangan itu sesungguhnya tidak berdasar dan tidak terbukti kebenarannya. Mereka salah dalam melihat dan menilai masyarakat NU dalam beramaliah dari dulu hingga saat ini. Semoga hidayah Allah sampai kepada mereka semua sehingga tidak gampang dan mudah menyalahkan kelompok lain.
Baca Selengkapnya...
Pegangan Para Guru NU
Oleh: Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, MA.
Penerbit: Khalista & PP Pergunu
Harga: Rp. 45.000,- (KOSONG)
Tanggung jawab para guru NU adalah mengentaskan anak didiknya dari kemiskinan ilmu, khususnya ilmu yang pada akhirnya mampu membentengi mereka dari serbuan aliran yang bertentangan dengan aliran Ahlussunnah Wal-Jama'ah.
Dalam konteks inilah menjadi strategis gagasan pembuatan buku ASWAJA untuk para guru yang dilontarkan oleh Pengurus Pusat PERGUNU, karena bagaimanapun juga harus diakui bahwa guru adalah ujung tombak satu-satunya yang dimiliki oleh NU dalam rangka menjaga, memelihara dan membumikan eksistensi ajaran Aswaja pada masa yang akan datang, khususnya bagi para peserta didik di kalangan lembaga pendidikan formal.
Buku ini hadir memberi wawasan dan pemahaman kepada masyarakat NU dan siapa saja yang mau membacanya agar lebih paham dan tidak ragu lagi dalam melakukan amaliahnya yang telah tumbuh dan berkembang dari tahun ke tahun bahkan dari abad ke abad. Tuduhan kelompok yang melakukan serangan itu sesungguhnya tidak berdasar dan tidak terbukti kebenarannya. Mereka salah dalam melihat dan menilai masyarakat NU dalam beramaliah dari dulu hingga saat ini. Semoga hidayah Allah sampai kepada mereka semua sehingga tidak gampang dan mudah menyalahkan kelompok lain.
Baca Selengkapnya...
Syaikhona Kholil Bangkalan Penentu Berdirinya Nahdlatul Ulama
Syaikhona Kholil Bangkalan Penentu Berdirinya Nahdlatul Ulama
Oleh : RKH. Fuad Amin Imron
Penerbit: Khalista & Penainsani
Harga: Rp. 45.000,- (KOSONG)
"Jika Mujammil Qomar (2002) menyebut tiga nama ulama yang memiliki peran penting dalam proses pendirian NU yaitu, Kiai Wahab Hasbullah sebagai pencetus ide; Kiai Hasyim Asy'ari sebagai pemegang kunci; dan Syaikhona Muhammad Kholil sebagai penentu berdirinya NU, dalam buku ini saya menambahkan satu ulama lagi yaitu, Kiai As'ad Syamsul Arifin. Peran Kiai As'ad dalam konteks ini adalah penyampai isyarah langit dari Syaikhona Kholil, yang telah meneguhkan sikap dan pandangan Kiai Hasyim Asy'ari untuk mendirikan NU"
- RKH. Fuad Amin Imron, penulis
"Dalam perspektif spiritualitas, Syaikhona Kholil adalah tokoh yang berperan secara langsung dalam pendirian organisasi para ulama pesantren. Pesan spritualitasnya yang disampaikan melalui Kiai As'ad Syamsul Arifin menjadi faktor penentu bagi berdirinya NU. Dan pesan simbolik Syaikhona Kholil inilah yang telah menepis keraguan, kegamangan dan kegelisahan Kiai Hasyim untuk mendirikan NU. Keyakinan Kiai Hasyim terhadap pesan spiritual gurunya itu, lalu diteruskan secara lahiriyah kepada Kiai Wahab Hasbullah sebagai pembawa ide, untuk ditindaklanjuti dalam sebuah permusyawaratan ulama di Surabaya, pada 31 Januari 1926 (16 Rajab 1344 H), setahun sebelum Syaikhona Kholil wafat. Permusyawaratan para ulama tersebut melahirkan komite Hijaz, yang kemudian ditetapkan namanya menjadi jam'iyah Nahdlatul Ulama"
- Prof. Dr. KH. Said Aqil Sirajd, MA. Ketua Umum PBNU
Isyarah "Tongkat Musa" dan "Tasbih" yang diberikan Syaikhona Kholil kepada Kiai Hasyim Asy'ari melalui Kiai As'ad Syamsul Arifin berhubungan dengan jam'iyah sekaligus jama'ah NU. "Tongkat Musa" adalah simbol komando atau kepemimpinan (leadership), sementara "tasbih" adalah simbol spiritualitas dan simbol budaya. Kombinasi keduanya, diharapkan agar pemimpin NU memiliki pandangan, sikap, dan tindakan yang terjaga keseimbagannya antara kebutuhan duniawi dan ukhrawi. Muaranya adalah keteladanan (al-uswah), di mana pandangan, sikap, dan tindakan pemimpin NU harus dapat dijadikan teladan oleh jama'ah"
- Nico Ainul Yakin, Editor
Baca Selengkapnya...
Oleh : RKH. Fuad Amin Imron
Penerbit: Khalista & Penainsani
Harga: Rp. 45.000,- (KOSONG)
"Jika Mujammil Qomar (2002) menyebut tiga nama ulama yang memiliki peran penting dalam proses pendirian NU yaitu, Kiai Wahab Hasbullah sebagai pencetus ide; Kiai Hasyim Asy'ari sebagai pemegang kunci; dan Syaikhona Muhammad Kholil sebagai penentu berdirinya NU, dalam buku ini saya menambahkan satu ulama lagi yaitu, Kiai As'ad Syamsul Arifin. Peran Kiai As'ad dalam konteks ini adalah penyampai isyarah langit dari Syaikhona Kholil, yang telah meneguhkan sikap dan pandangan Kiai Hasyim Asy'ari untuk mendirikan NU"
- RKH. Fuad Amin Imron, penulis
"Dalam perspektif spiritualitas, Syaikhona Kholil adalah tokoh yang berperan secara langsung dalam pendirian organisasi para ulama pesantren. Pesan spritualitasnya yang disampaikan melalui Kiai As'ad Syamsul Arifin menjadi faktor penentu bagi berdirinya NU. Dan pesan simbolik Syaikhona Kholil inilah yang telah menepis keraguan, kegamangan dan kegelisahan Kiai Hasyim untuk mendirikan NU. Keyakinan Kiai Hasyim terhadap pesan spiritual gurunya itu, lalu diteruskan secara lahiriyah kepada Kiai Wahab Hasbullah sebagai pembawa ide, untuk ditindaklanjuti dalam sebuah permusyawaratan ulama di Surabaya, pada 31 Januari 1926 (16 Rajab 1344 H), setahun sebelum Syaikhona Kholil wafat. Permusyawaratan para ulama tersebut melahirkan komite Hijaz, yang kemudian ditetapkan namanya menjadi jam'iyah Nahdlatul Ulama"
- Prof. Dr. KH. Said Aqil Sirajd, MA. Ketua Umum PBNU
Isyarah "Tongkat Musa" dan "Tasbih" yang diberikan Syaikhona Kholil kepada Kiai Hasyim Asy'ari melalui Kiai As'ad Syamsul Arifin berhubungan dengan jam'iyah sekaligus jama'ah NU. "Tongkat Musa" adalah simbol komando atau kepemimpinan (leadership), sementara "tasbih" adalah simbol spiritualitas dan simbol budaya. Kombinasi keduanya, diharapkan agar pemimpin NU memiliki pandangan, sikap, dan tindakan yang terjaga keseimbagannya antara kebutuhan duniawi dan ukhrawi. Muaranya adalah keteladanan (al-uswah), di mana pandangan, sikap, dan tindakan pemimpin NU harus dapat dijadikan teladan oleh jama'ah"
- Nico Ainul Yakin, Editor
Baca Selengkapnya...
Benarkah Tahlilan & Kenduri Haram?
Benarkah Tahlilan & Kenduri Haram?
Oleh: Muhammad Idrus Ramli
Penerbit: Khalista
Harga: Rp. 12.000,-
Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Pada Tanggal 23 Juli 2011, penulis mengisi acara daurah pemantapan Ahlussunnah Wal-Jama'ah di Pondok Pesantren Sunan Pandan Aran, Sleman Yogyakarta yang diasuh oleh KH. Mu'tashim Billah Mufid. Ketika sampai pada sesi tanya jawab, salah seorang peserta mengajukan pertanyaan kepada penulis tentang hukum selamatan kematian, Tahlilan dan Yasinan yang mengakar di Nusantara sejak ratusan tahun yang silam. Penanya tersebut juga menyodorkan selebaran Manhaj Salaf, setebal 14 halaman, dengan artikel utama berjudul Imam Syafie Mengharamkan Kenduri Arwah, Tahlilan, Yasinan dan Selamatan.
Selebaran tersebut disebarkan dari pintu ke pintu di daerah Sleman dan sekitarnya oleh kaum Wahabi. Anehnya dalam selebaran tersebut, tidak tertera siapa nama penulis atau penanggung jawabnya dan di mana alamatnya. Ternyata, setelah penulis mengamati selebaran tersebut, isinya penuh dengan pemutarbalikan fakta, pemalsuan dan distorsi terhadap pernyataan para ulama madzhab Syafi'i. Pada acara tersebut, penulis sengaja mengecek kutipan-kutipan dalam selebaran itu dan membandingkannya dengan sumber-sumber aslinya. Hasilnya, peserta Daurah menjadi yakin, bahwa selebaran tersebut memang banyak melakukan kecurangan dan distorsi ilmiah.
Sekitar awal bulan Nopember 2011, penulis dihubungi oleh Gus Ma'ruf Asrori, Wakil Ketua Lajnah Ta'lif Wan-Nasyr PBNU. Beliau menceritakan kepada penulis, bahwa selebaran Manhaj Salaf -yang lebih tepatnya disebut Manhaj Wahabi-, tersebar di daerah Cilacap dan sekitarnya. Beberapa kiai yang merasa resah dengan beredarnya selebaran itu meminta beliau untuk dibuatkan bantahan ilmiah seputar isinya. Sehingga beliau -dan atas motivasi KH Muhyiddin Absusshomad, Rais Syuriyah PCNU Jember- , meminta penulis untuk membuat bantahan ilmiah sekedarnya tentang isi selebaran tersebut.
Akhirnya, penulis berupaya menulis buku kecil ini, sebagai bantahan ilmiah terhadap selebaran manhaj Salaf tersebut. Dengan harapan risalah kecil ini, mampu menenangkan kaum Muslimin Nusantara yang mencintai ajaran Islam yang murni, sejak gcnerasi kaum salaf, dari kalangan sahabat, tabi'in dan generasi penerusnya Ahlussunnah Wal-Jama'ah. Penulis mengucapkan terima kasih kepada Gus Ma'ruf Asrori, dan para kiai yang turut memberikan motivasi dalam penulisan buku kecil ini. Semoga bermanfaat. Jazakumullah khaira.
Jember, 12 Nopember 2011
Muhammad Idrus Ramli
DAFTAR ISI:
> KATA PENGANTAR, iii
> HUKUM KENDURI KEMATIAN, 1
> KONTRIBUSI TETANGGA, 6
> KHILAFIYAH ULAMA SALAF, 8
> TAHLILAN DAN YASINAN, 13
> TRADISI YASINAN, 32
> TRADISI 40, 100 DAN 1000 HARI, 42
> HADITS TENTANG AL-QUR'AN UNTUK ORANG MATI, 44
> BID'AH HASANAH, 50
> KETIDAKJUJURAN ILMIAH WAHABI, 52
> BERSAMA BUKU SHOLEH SO'AN, 58
> BENARKAN DULU, LALU REKAYASA DALILNYA, 58
> SUMBER DARI LUAR ISLAM, 62
> ORANG MISKIN BERSEDEKAH, 71
> PENUTUP, 74
> DAFTAR REFERENSI, 76
> TENTANG PENULIS, 78
Baca Selengkapnya...
Labels:
Harga 20 rb ke bawah,
Katalog Khalista
Argumen Amaliah di Bulan Sya'ban dan Ramadhan
Argumen Amaliah di Bulan Sya'ban dan Ramadhan
Oleh: KH. Muhyiddin Abdusshomad
Penerbit: Khalista
Harga: Rp. 8.000,-
Memang, idealnya setiap amaliah ibadah mahdhah harus ada nash (teks) al-QUr'an atau al-Hadits-nya, bukan tafsir, ta'wil, ataupun qiyas (akal). Namun karena ketrbatasan nash, sementara kasus dalam ibadah maupun muamalah itu terus berkembang sepanjang zaman, maka tidak dapat dihindari penggunaan tafsir, ta'wil, ataupun qiyas. DI antaranya beberapa tradisi dan ibadah dibulan Sya'ban dan Ramadhan yang diamalkan oleh masyarakat Indonesia.
Buku saku ini merupakan penelusuran penulis terhadap argumen beberapa tradisi dan ibadah tersebut yang bisa dijadikan panduan dalam mengamalkannya, sehingga kita tidak mudah terpengaruh oleh tuduhan bid'ah, sesat dan menyesatkan, akhirnya warisan tradisi-tradisi itu tetap terpelihara, terlestarikan dan dapat mematri iman dan islam kita "laksana karang di tengah lautan yang tak goyah oleh deburan ombak yang dahsyat sekalipun".
Baca Selengkapnya...
Labels:
Harga 20 rb ke bawah,
Katalog Khalista
Pengantar Sejarah Ahlusunnah Wal Jama'ah
Pengantar Sejarah Ahlusunnah Wal Jama'ah
Oleh: Muhammad Idrus Ramli
Penerbit: Khalista
Harga: Rp. 37.000,-
Hal: xiii + 200 hal.
SAlah satu aspek yang sangat menarik untuk diamati dan ditelusiri adalah kajian Ahlusunnah Wal Jama'ah dalam perspektif kesejarahan, sehingga akan terungkap kondisi politik di masa Khulafaur Rasyidin, awal lahirnya perpecahan dalam Islam, latar belakang lahirnya berbagai aliran, hakikat istilah Ahlusunnah wal Jama'ah dan sejarah kelahirannya, yang akhirnya identik dengan dua madzhab besar dalam islam yang diikuti oleh mayoritas kaum muslimin dari dahulu hingga kini, yaitu madzhab al-As'ari dan al-Maturidi.
Khilafiah antara dua madzhab ini tidak sampai pada batas saling membid'ahkan dan mengkafirkan, sebagai ciri khas Ahlusunnah wal jama'ah yang selalu menjaga kebersamaan, solidaritas, dan persaudaraan.
Di buku ini terungkap juga mata rantai sanad dua madzhab tersebut dengan kaum muslimin Indonesia.
Baca Selengkapnya...
Shalatlah Seperti Rasulullah SAW
Shalatlah Seperti Rasulullah SAW
Dalil Keshahihan Shalat ala ASWAJA
Oleh: KH. Muhyiddin Abdusshomad
Penerbit: Khalista
Harga: Rp. 37.000,-
Di buku ini penulis ingin menjelaskan bahwa tata cara shalat sebagaimana dilakukan oleh warga Ahlussunnah wal Jama'ah khususnya warga nahdliyyin, itu mempunyai sandaran dalil yang kuat. Yakni berdasarkan hadits yang shahih. Titik tekan pembahasan pada buku ini adalah pada amaliyyah shalat yang biasa dipermasalahkan oleh sebagian kelompok, semisal apakah basmalah termasuk ayat dalam surat al-Fatihah, bagaimana posisi kedua tangan ketika bersedekap, apakah ketika i'tidal harus bersedekap dan lain sebagainya. Jika di dalam pembahasan ditemukan pen-dha’if-an terhadap hadits yang diamalkan oleh kelompok lain, tidaklah dimaksudkan untuk menyalahkan apalagi membid'ahkan para pelakunya. Hal itu hanya untuk meneguhkan pilihan warga nahdliyyin terhadap amaliyyah tersebut.
Buku ini lebih bersifat klarifikasi terhadap tudingan bid'ah yang kerap dialamatkan khususnya kepada kaum nahdliyyin. Penulis mengutip penjelasan ulama di dalam kitab-kitab Fiqih konvensional kemudian diungkapkan juga hadits-hadits yang berkaitan dengan masalah tersebut serta kualitasnya. Yang diharapkan adalah agar kaum nahdliyyin meyakini keabsahan sekaligus melestarikan tata cara shalat sebagaimana yang telah diajarkan ulama pesantren dari dulu sampai sekarang. Sedangkan bagi mereka yang mengikuti pendapat orang yang berbeda, bisa mengetahui dan memahami dalil-dalil amaliyyah tersebut agar melahirkan sikap saling menghargai di antara sesama muslim.
Daftar Isi buku ini:
Kata Pengantar
Sambutan KH. Zuhri Zaini, BA
Daftar Isi
BAB SATU
MUKADDIMAH
A. Keutamaan Shalat
B. Ikhtiar Merengkuh Makna Shalat
BAB DUA
PERSIAPAN SEBELUM SHALAT
A. Mandi
B. Wudhu'
C. Tayammum
D. Menutup Aurat dan Berhias
E. Berangkat ke Masjid
F. Adzan dan Iqamah
G. Memasang Batas (Sutrah)
BAB TIGA
SHALAT SEPERTI RASULULLAH SAW
A. Berdiri Menghadap Kiblat
B. Takbiratul Ihram disertai Niat
C. Bersedekap
D. Membaca Do'a Iftitah
E. Membaca Surat al-Fatihah
F. Membaca Ayat al-Qur'an
G. Ruku'
H. I’tidal
I. Sujud Pertama
J. Duduk di antara Dua Sujud
K. Sujud Kedua
L. Berdiri dari Sujud
M. Duduk dan Membaca Tasyahhud Pertama
N. Duduk dan Membaca Tasyahhud Akhir
O. Salam
BAB EMPAT
AMALIAH SETELAH SHALAT
A. Berdzikir
B. Berdo'a
C. Bersalaman setelah Shalat
BAB LIMA
SHALAT BERJAMAAH
A. Keutamaan Shalat Berjamaah
B. Hukum Shalat Jamaah
C. Beberapa Hal yang Semestinya Diperhatikan oleh Imam
D. Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan oleh Ma'mum
E. Aturan Pelaksanaan Shalat Jamaah
BAB ENAM
HAL-HAL YANG DIHINDARI KETIKA SHALAT
A. Perbuatan yang Membatalkan Shalat
1. Hadats
2. Terkena Najis
3. Terbuka Aurat
4. Berbicara
5. Makan dan Minum
6. Bergerak yang Banyak
7. Sengaja Menambah atau Mengurangi Rukun Shalat
8. Niat Berhenti dari Shalat
9. Tidak Mengikuti Gerakan Imam
B. Perbuatan yang Makruh ketika Shalat
1. Meninggalkan Perbuatan Sunnah
2. Menoleh
3. Menengadah
4. Menahan Hajat
5. Menahan Lapar
6. Menahan Kantuk
7. Menggunakan Sesuatu yang Mengganggu
8. Shalat di Sekitar Najis dan Tempat yang Kotor
9. Meludah
10. Bertolak Pinggang
11. Menguap atau Batuk
12. Mempermainkan Anggota Badan
13. Mengangkat Pakaian
14. Membersihkan Tempat Sujud
15. Tidak Memakai Tutup Kepala
16. Memejamkan Mata
BAB TUJUH
SHALAT SUNNAH
A. Shalat Rawatib
B. Shalat Dhuha
C. Shalat Witir
D. Shalat Tarawih
E. Shalat Sunnah Dua Hari Raya
F. Shalat Tahajjud
G. Shalat Istikharah
H. Shalat Hajat
I. Shalat Istisqa'
J. Shalat Gerhana
K. Shalat Tasbih
L. Shalat Awwabin
M. Shalat Taubat
N. Tahiyyatal Masjid
O. Beberapa Shalat Sunnah yang Lain :
1. Shalat Sunnah Mutlaq
2. Shalat Sunnah Wudhu
3. Ketika akan Melakukan Perjalanan
4. Ketika Datang dari Perjalanan
LAMPIRAN
DAFTAR PUSTAKA
TENTANG PENULIS
Baca Selengkapnya...
Dalil Keshahihan Shalat ala ASWAJA
Oleh: KH. Muhyiddin Abdusshomad
Penerbit: Khalista
Harga: Rp. 37.000,-
Di buku ini penulis ingin menjelaskan bahwa tata cara shalat sebagaimana dilakukan oleh warga Ahlussunnah wal Jama'ah khususnya warga nahdliyyin, itu mempunyai sandaran dalil yang kuat. Yakni berdasarkan hadits yang shahih. Titik tekan pembahasan pada buku ini adalah pada amaliyyah shalat yang biasa dipermasalahkan oleh sebagian kelompok, semisal apakah basmalah termasuk ayat dalam surat al-Fatihah, bagaimana posisi kedua tangan ketika bersedekap, apakah ketika i'tidal harus bersedekap dan lain sebagainya. Jika di dalam pembahasan ditemukan pen-dha’if-an terhadap hadits yang diamalkan oleh kelompok lain, tidaklah dimaksudkan untuk menyalahkan apalagi membid'ahkan para pelakunya. Hal itu hanya untuk meneguhkan pilihan warga nahdliyyin terhadap amaliyyah tersebut.
Buku ini lebih bersifat klarifikasi terhadap tudingan bid'ah yang kerap dialamatkan khususnya kepada kaum nahdliyyin. Penulis mengutip penjelasan ulama di dalam kitab-kitab Fiqih konvensional kemudian diungkapkan juga hadits-hadits yang berkaitan dengan masalah tersebut serta kualitasnya. Yang diharapkan adalah agar kaum nahdliyyin meyakini keabsahan sekaligus melestarikan tata cara shalat sebagaimana yang telah diajarkan ulama pesantren dari dulu sampai sekarang. Sedangkan bagi mereka yang mengikuti pendapat orang yang berbeda, bisa mengetahui dan memahami dalil-dalil amaliyyah tersebut agar melahirkan sikap saling menghargai di antara sesama muslim.
Daftar Isi buku ini:
Kata Pengantar
Sambutan KH. Zuhri Zaini, BA
Daftar Isi
BAB SATU
MUKADDIMAH
A. Keutamaan Shalat
B. Ikhtiar Merengkuh Makna Shalat
BAB DUA
PERSIAPAN SEBELUM SHALAT
A. Mandi
B. Wudhu'
C. Tayammum
D. Menutup Aurat dan Berhias
E. Berangkat ke Masjid
F. Adzan dan Iqamah
G. Memasang Batas (Sutrah)
BAB TIGA
SHALAT SEPERTI RASULULLAH SAW
A. Berdiri Menghadap Kiblat
B. Takbiratul Ihram disertai Niat
C. Bersedekap
D. Membaca Do'a Iftitah
E. Membaca Surat al-Fatihah
F. Membaca Ayat al-Qur'an
G. Ruku'
H. I’tidal
I. Sujud Pertama
J. Duduk di antara Dua Sujud
K. Sujud Kedua
L. Berdiri dari Sujud
M. Duduk dan Membaca Tasyahhud Pertama
N. Duduk dan Membaca Tasyahhud Akhir
O. Salam
BAB EMPAT
AMALIAH SETELAH SHALAT
A. Berdzikir
B. Berdo'a
C. Bersalaman setelah Shalat
BAB LIMA
SHALAT BERJAMAAH
A. Keutamaan Shalat Berjamaah
B. Hukum Shalat Jamaah
C. Beberapa Hal yang Semestinya Diperhatikan oleh Imam
D. Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan oleh Ma'mum
E. Aturan Pelaksanaan Shalat Jamaah
BAB ENAM
HAL-HAL YANG DIHINDARI KETIKA SHALAT
A. Perbuatan yang Membatalkan Shalat
1. Hadats
2. Terkena Najis
3. Terbuka Aurat
4. Berbicara
5. Makan dan Minum
6. Bergerak yang Banyak
7. Sengaja Menambah atau Mengurangi Rukun Shalat
8. Niat Berhenti dari Shalat
9. Tidak Mengikuti Gerakan Imam
B. Perbuatan yang Makruh ketika Shalat
1. Meninggalkan Perbuatan Sunnah
2. Menoleh
3. Menengadah
4. Menahan Hajat
5. Menahan Lapar
6. Menahan Kantuk
7. Menggunakan Sesuatu yang Mengganggu
8. Shalat di Sekitar Najis dan Tempat yang Kotor
9. Meludah
10. Bertolak Pinggang
11. Menguap atau Batuk
12. Mempermainkan Anggota Badan
13. Mengangkat Pakaian
14. Membersihkan Tempat Sujud
15. Tidak Memakai Tutup Kepala
16. Memejamkan Mata
BAB TUJUH
SHALAT SUNNAH
A. Shalat Rawatib
B. Shalat Dhuha
C. Shalat Witir
D. Shalat Tarawih
E. Shalat Sunnah Dua Hari Raya
F. Shalat Tahajjud
G. Shalat Istikharah
H. Shalat Hajat
I. Shalat Istisqa'
J. Shalat Gerhana
K. Shalat Tasbih
L. Shalat Awwabin
M. Shalat Taubat
N. Tahiyyatal Masjid
O. Beberapa Shalat Sunnah yang Lain :
1. Shalat Sunnah Mutlaq
2. Shalat Sunnah Wudhu
3. Ketika akan Melakukan Perjalanan
4. Ketika Datang dari Perjalanan
LAMPIRAN
DAFTAR PUSTAKA
TENTANG PENULIS
Baca Selengkapnya...
AHKAMUL FUQOHA; Solusi Problematika Aktual Hukum Islam
AHKAMUL FUQOHA; Solusi Problematika Aktual Hukum Islam
Keputusan Muktamar, Munas, dan Konbes Nahdlatul Ulama Tahun 1926 - 2010
Oleh: LTN PBNU
Penerbit: Khalista
Harga: Rp. 275.000,-
Bahtsul Masail al-Diniyyah adalah salah satu forum diskusi keagamaan dalam organisasi NU untuk merespon dan memberikan solusi atas problematika aktual yang muncul dalam kehidupan masyarakat, yang tidak saja meliputi persoalan hukum halal haram melainkan juga hal-hal yang bersifat pengembangan keislaman, kenegaraan, dan kajian kitab, sehingga kalau selama ini Bahtsul Masail di NU hanya menyangkut masalah waqi'iyyah, kini telah diperluas dengan Bahtsul Masail secara maudhu'iyyah dan qanuniyyah.
"Atas penerbitan buku himpunan Bahtsul Masail yang menyajikan Solusi Problematika Aktual Hukum Islam di lingkungan NU dari hasil keputusan muktamar, Musyawarah Nasional, dan Konferensi Besar NU sejak 1926 M sampai dengan 2010 M ini, saya menyambut positif, apalagi sumber rujukan yang dijadikan dasar keputusan diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dan diberi catatan kaki, sehingga bisa dimengerti secara luas dan mempermudah penelusuran pada sumber aslinya. Lebih dari itu, dengan penerbitan buku ini bisa dimanfaatkan sevagai bahan bacaan literatur yang dapat membuka, memperluas, serta memperkaya khazanah intelektual muslim menjadi salah satu pembimbing dalam masyarakat." KH. Sahal Mahfudh, Rais 'Am PBNU.
Baca Selengkapnya...
Labels:
Harga di atas 50 rb,
Katalog Khalista
NU Menjawab Problematika Ummat
NU Menjawab Problematika Ummat
Keputusan Bahtsul Masail Syuriyah Nahdlatul Ulama Wilayah Jawa Timur
Penerbit: PWNU Jatim & Khalista
Harga: Rp. 75.000,-
Riset dan eksplorasi hukum dari dasarnya serta mereviu keputusan-keputusan yang telah tertuang tidak boleh berhenti. Al-Tafaqquh fi al-Din dan pembahasan masalah fiqh harus senantiasa berkelanjutan selama kehidupan manusia masih ada. Semua itu merupakan aturan-aturan bagi manusia agar bahagia, tentram, dan saling menjaga kehormatan, sehingga tercapai kehidupan akhirat yang bahagia.
Elastisitas Syariah dan pengembanganya dalam bingkai sumber-sumbernya selalu tak (boleh) lepas dari AL-Qur'an, al-Hadits, al-Ijma', dan al-Qiyas (Muttafaq alaiha). Juga, al-Ihtisan, al-Mashalih al-Mursalah, Sadd Adz-Dzaroi', al-Urf, Syar'u man Qoblana, al-Istishab dan Madzab as-Shohabi (mukhtalaf fiha). Sumber-sumber (mashadir) ini telah mencukupi sebagai bahan untuk merespon dan mengatasi problematika umat. (KH Miftahul Akhyar Abdul Ghoni)
Baca Selengkapnya...
Keputusan Bahtsul Masail Syuriyah Nahdlatul Ulama Wilayah Jawa Timur
Penerbit: PWNU Jatim & Khalista
Harga: Rp. 75.000,-
Riset dan eksplorasi hukum dari dasarnya serta mereviu keputusan-keputusan yang telah tertuang tidak boleh berhenti. Al-Tafaqquh fi al-Din dan pembahasan masalah fiqh harus senantiasa berkelanjutan selama kehidupan manusia masih ada. Semua itu merupakan aturan-aturan bagi manusia agar bahagia, tentram, dan saling menjaga kehormatan, sehingga tercapai kehidupan akhirat yang bahagia.
Elastisitas Syariah dan pengembanganya dalam bingkai sumber-sumbernya selalu tak (boleh) lepas dari AL-Qur'an, al-Hadits, al-Ijma', dan al-Qiyas (Muttafaq alaiha). Juga, al-Ihtisan, al-Mashalih al-Mursalah, Sadd Adz-Dzaroi', al-Urf, Syar'u man Qoblana, al-Istishab dan Madzab as-Shohabi (mukhtalaf fiha). Sumber-sumber (mashadir) ini telah mencukupi sebagai bahan untuk merespon dan mengatasi problematika umat. (KH Miftahul Akhyar Abdul Ghoni)
Baca Selengkapnya...
Labels:
Harga di atas 50 rb,
Katalog Khalista
Membedah Bid'ah & Tradisi dalam Perspektif Ahli Hadits & Ulama Salafi
Membedah Bid'ah & Tradisi dalam Perspektif Ahli Hadits & Ulama Salafi
Oleh: Muhammad Idrus Ramli
Penerbit: Khalista
Tebal: ix + 103 Hal.
Harga: Rp. 13.000,-
Dewasa ini seiring dengan derasnya arus globalisasidan modernisasi, telah berkembang beberapa aliran transnasional yang anti tradisi dan berupaya membabat habis tradisi lokal serta menggantikannya dengan tradisi sebagian bangsa Arab modern dengan dalih purifikasi ajaran Islam serta kembali kepada ajaran al-Qur'an dan Sunnah. Kelompok anti tradisi ini dipelopori oleh gerakan Salafi atau Wahhabi, dan berpengaruh luas terhadap aliran transnasional lainnya.
Namun sayang sekali, semangat dan obsesi kelompok tersebut dalam upaya membabat habis seluruh tradisi lokal, bukanlah berangkat dari dalil-dalil al-Qur'an, Sunnah dan aqwal ulama yang otoritatif (mu'tabar), yang selama ini menjadi pedoman mayoritas umat Islam Ahlusunnah wal Jama'ah di berbagai belahan dunia islam.
Oleh karena itu buku kecil ini berupaya menjelaskan beragam tradisi umat Islam di tanah air berdasarkan al-Qur'an dan Hadits, serta menurut perspektif para ulama yang menjadi rujukan utama kaum wahhabi.
Baca Selengkapnya...
Oleh: Muhammad Idrus Ramli
Penerbit: Khalista
Tebal: ix + 103 Hal.
Harga: Rp. 13.000,-
Dewasa ini seiring dengan derasnya arus globalisasidan modernisasi, telah berkembang beberapa aliran transnasional yang anti tradisi dan berupaya membabat habis tradisi lokal serta menggantikannya dengan tradisi sebagian bangsa Arab modern dengan dalih purifikasi ajaran Islam serta kembali kepada ajaran al-Qur'an dan Sunnah. Kelompok anti tradisi ini dipelopori oleh gerakan Salafi atau Wahhabi, dan berpengaruh luas terhadap aliran transnasional lainnya.
Namun sayang sekali, semangat dan obsesi kelompok tersebut dalam upaya membabat habis seluruh tradisi lokal, bukanlah berangkat dari dalil-dalil al-Qur'an, Sunnah dan aqwal ulama yang otoritatif (mu'tabar), yang selama ini menjadi pedoman mayoritas umat Islam Ahlusunnah wal Jama'ah di berbagai belahan dunia islam.
Oleh karena itu buku kecil ini berupaya menjelaskan beragam tradisi umat Islam di tanah air berdasarkan al-Qur'an dan Hadits, serta menurut perspektif para ulama yang menjadi rujukan utama kaum wahhabi.
Baca Selengkapnya...
Labels:
Harga 20 rb ke bawah,
Katalog Khalista
Praktik Prostitusi Gigolo Ala Yusuf Al-Qardawi
Praktik Prostitusi Gigolo Ala Yusuf Al-Qardawi
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Fatwa Kawin Misyar
Oleh: NASIRI
Penerbit: Khalista
Harga: Rp. 27.000,-
Buku ini merupakan hasil analisis isi (content analysis) kitab fiqih Zawaj al-Misyar Haqiqatuh wa Hukmuh, karya Sheykh Yusuf al-Qardawi. Tulisan ini disusun untuk menjawab dua pertanyaan: Mengapa fatwa halalnya kawin misyar itu muncul dari sosok al-Qardawi? dan Bagaimanakah analisis hukum Islam terhadap fatwa halalnya praktik kawin misyar seperti yang ada dalam kitab Zawaj al-Misyar Haqiqatuh wa Hukmuh?
Fatwa bolehnya kawin misyar ini menimbulkan kontroversi di kalangan ulama. Namun, dari hasil analisis penulis menyimpulkan bahwa praktik kawin misyar hukumnya haram. Hal itu dikarenakan kawin misyar itu tidak sesuai dengan tujuan dishari'atkannya perkawinan itu sendiri, Di dalamnya terdapat penyimpangan-penyimpangan yang menyebabkan sulitnya untuk mewujudkan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Lebih tegasnya lagi, model kawin misyar ini menyerupai praktik prostitusi 'sewa gigolo'.
Baca Selengkapnya...
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Fatwa Kawin Misyar
Oleh: NASIRI
Penerbit: Khalista
Harga: Rp. 27.000,-
Buku ini merupakan hasil analisis isi (content analysis) kitab fiqih Zawaj al-Misyar Haqiqatuh wa Hukmuh, karya Sheykh Yusuf al-Qardawi. Tulisan ini disusun untuk menjawab dua pertanyaan: Mengapa fatwa halalnya kawin misyar itu muncul dari sosok al-Qardawi? dan Bagaimanakah analisis hukum Islam terhadap fatwa halalnya praktik kawin misyar seperti yang ada dalam kitab Zawaj al-Misyar Haqiqatuh wa Hukmuh?
Fatwa bolehnya kawin misyar ini menimbulkan kontroversi di kalangan ulama. Namun, dari hasil analisis penulis menyimpulkan bahwa praktik kawin misyar hukumnya haram. Hal itu dikarenakan kawin misyar itu tidak sesuai dengan tujuan dishari'atkannya perkawinan itu sendiri, Di dalamnya terdapat penyimpangan-penyimpangan yang menyebabkan sulitnya untuk mewujudkan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Lebih tegasnya lagi, model kawin misyar ini menyerupai praktik prostitusi 'sewa gigolo'.
Baca Selengkapnya...
Islam NU; Pengawal Tradisi Sunni Indonesia
Islam NU; Pengawal Tradisi Sunni Indonesia
Oleh: Drs. KH. A. Busyairi Harits, M.Ag.
Penerbit: Khalista
Harga: Rp. 35.000,-
Buku ini memiliki beberapa dimensi yang ingin dikomunikasikan kepada masyarakat Indonesia. Penulis adalah salah seorang Wakil Katib PWNU JATENG dan mantan Ketua NU Kota Semarang. Ia tidak hanya mengamati tetapi merasakan langsung dan menjadi pelaku yang terlibat dalam persoalan-persoalan yang dihadapi NU selama ini. Disini sangat kaya dengan informasi sejarah kepribadian NU.
Baca Selengkapnya...
Oleh: Drs. KH. A. Busyairi Harits, M.Ag.
Penerbit: Khalista
Harga: Rp. 35.000,-
Buku ini memiliki beberapa dimensi yang ingin dikomunikasikan kepada masyarakat Indonesia. Penulis adalah salah seorang Wakil Katib PWNU JATENG dan mantan Ketua NU Kota Semarang. Ia tidak hanya mengamati tetapi merasakan langsung dan menjadi pelaku yang terlibat dalam persoalan-persoalan yang dihadapi NU selama ini. Disini sangat kaya dengan informasi sejarah kepribadian NU.
Baca Selengkapnya...
OBAMA DAN AMERIKA DI MATA NAHDLIYYIN

OBAMA DAN AMERIKA DI MATA NAHDLIYYIN
Oleh: 9 Penulis
Penerbit: Khalista Surabaya
Tebal: 182 Hal.
Harga: Rp. 25.000,-
Buku ini mencoba memberikan pandangan sesuai perspektif keislaman terkait pesona munculnya pemimpin baru di Amerika yang secara gen memang berdarah muslim dan pernah tinggal di Indonesia.
Yang jelas secara politik internasional dunia berkepentingan dengan perubahan kebijakan politik Amerika yang dihembuskan oleh Obama termasuk Indonesia.
Baca Selengkapnya...
ANTOLOGI NU 2

ANTOLOGI NU (BUKU II)
Sejarah-Istilah-Amaliah-Uswah.
Oleh: H. Soeleiman Fadeli & M. Subhan
Penerbit : Khalista Surabaya
Tebal: 336 Hal.
Harga: Rp. 70.000,-
Baca Selengkapnya...
Labels:
Harga di atas 50 rb,
Katalog Khalista
Buku "Kearifan Syariat"

Kearifan Syariat
Menguak Rasionalitas Syariat dari Perspektif Filosofis, Medis, dan Sosiohistoris
Oleh: Forum Kalimasada Lirboyo
Penerbit: Khalista
Tebal: 388 Hal
Harga: Rp. 70.000,-
"Diterbitkannya buku 'Kearifan Syariat' sangat di perlukan sekali, khususnya untuk kalangan generasi kita untuk mengetahui hikmatut tasyri' yang ada di dalam ajaran syariat Islam khususnya. Dari itu dengan akan diterbitkannya, semoga buku ini akan menjadi manfaat untuk umat".
KH. Habib Muhammad Luthfi bin Yahya
(Rois 'Am Idarah Aliyyah Jam'iyyah Ahlu Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdhiyyah)
"Kami sangat mendukung upaya yang dilakukan oleh Forum Kajian Ilmiah Tamatan 2009, yang telah berusaha merespon perubahan zaman tersebut dengan menjelaskan hikmah dari syariat Allah dengan menggunakan pandangan ilmu-ilmu pengetahuan, seperti kesehatan, sejarah, logika, dan sosiologi. Dengan ilmu-ilmu tersebut para pemikir liberal berusaha merombak syariat. Namun dalam buku ini, ilmu-ilmu tersebut justru digunakan untuk memperkuat dan memperkokoh syariat, khususnya fikih dan akidah ahlussunah wal jamaah".
KH. Ahmad Idris Marzuqi
(Pengasuh Pon. Pes. Lirboyo Kediri)
"Upaya pesantren melakukan kontekstualisasi, dan menawarkan rasionalisasi lebih terbuka dalam memahami syariat Islam, sebagaimana dapat di telaah dari buku ini, merupakan langkah maju menciptakan iklim keberagaman kian dinamis. Yang utama harus dipahami, hal ini bukan berarti melarutkan syariat Islam ke dalam modernitas, namun dinilai sebagai penyesuaian esensi ajaran Islam terhadap fenomena kekinian. Tentunya dengan tetap menjaga bangunan aslinya agar tetap kokoh.
Menjadi harapan umat, pencerahan dan pemikiran baru yang senafas dengan buku ini di masa mendatang semakin berkembang. Hingga umat Islam tidak lagi terkejut dan gagap menghadapi dunia modern dan globalisasi, disusul kemantapan tekad untuk mewujudkan cita-cita bersama, mengukuhkan kembali Islam yang rahmatan lil'alamin".
Darul Azka (Editor)
Baca Selengkapnya...
Labels:
Harga di atas 50 rb,
Katalog Khalista
Buku "Cermin Bening dari Pesantren"

Cermin Bening dari Pesantren
(Potret Keteladanan Para Kiai)
Oleh: Rijal Mumazziq Zionis
Penerbit: Khalista
Tebal: 264 Hal
Harga: Rp. 35.000,-
Buku ini memuat rangkaian kisah para kiai pengasuh pesantren yang patut diteladani dari berbagai dimensi, baik dari sisi sikap, perilaku, pemikiran, kearifan, kedalaman ilmu, dan kegigihan memperjuangkan kebenaran.
Dengan memotret segala keteladanan dari para kiai, buku ini berupaya menyuguhkan narasi-narasi kaum bersarung dengan segala hal yang kita pantas belajar dari mereka. Pengangkatan kisah-kisah ini katakanlah sebuah bentuk "mengais serpih masa lalu yang baik dan potensial" alias al-Akhdz bi al-Qadim al-Shalih. Tentu, upaya-upaya ini diharapkan dapat memicu elemen generasi baru untuk secara kreatif "mengembangkan hal-hal yang baik dan potensial" itu menjadi sesuatu yang aktual dan kontekstual (al-Jadidal~Ashlah).
Baca Selengkapnya...
Subscribe to:
Posts (Atom)


















