Yuk, berbisnis dg 0 Rupiah!
silakan klik link berikut:


Pesan Buku/Kitab?
SMS & WhatsApp : 0812 8625 1777
e-mail: r.rusmanto@gmail.com https://www.tokopedia.com/tb-albarokah ___________________________
Showing posts with label Katalog Pustaka Ta'awun. Show all posts
Showing posts with label Katalog Pustaka Ta'awun. Show all posts

Penjelasan Lengkap, ALLAH ADA TANPA TEMPAT & TANPA ARAH

Penjelasan Lengkap, ALLAH ADA TANPA TEMPAT & TANPA ARAH

Terjemah Kitab Ghayat al-bayan fi tanzihillahi 'an al-jihati wa al-makan

Penterjemah: Kholil Abu Fateh, MA

Penerbit: Pustaka Ta'awun

Harga: Rp. 65.000,-

Ada sebagian kalangan berkeyakinan bahwa Allah berada di atas 'arsy, aau di atas langit. Keyakinan semacam ini jelas bertentangan nushush syar'iyah (al Qur'an dan Hadits) juga bertentangan dengan logika akal sehat. Surat Asy-Syura ayat 11 misalnya, dengan jelas, lugas dan tegas, Allah menyatakan bahwa tidak ada sesuatupun diantara makhluk Allah (benda lathif maupun benda katsif) yang serupa dengan-Nya dalam semua aspek (Laysa kamitslihi syai'un).

Jika dikatakan bahwa Allah bertempat, di atas 'arsy, langit atau selainnya, berarti Allah sama dengan semua makhluk-Nya. Manusia bertempat, malaikat bertempat, bumi bertempat, langit bertempat, dan semua makhluk bertempat. Sesuatu yang bertempat pasti ia memiliki bentuk, ukuran, batasan dan dimensi. Sesuatu yang memiliki bentuk, ukuran, batasan dan dimensi pasti membutuhkan kepada sesuatu lain yang menjadikannya dalam bentuk, ukuran, batasan dan dimensi tersebut. Sesuatu yang membutuhkan kepada sesuatu yang lain menunjukkan kelemahannya dan sifat lemah (butuh kepada selainnya) mustahil bagi Allah -subhanahu wa ta'ala-.

Buku ini mengulas secara tuntas keyakinan mayoritas umat Islam yaitu bahwa Allah ada tanpa tempat dan tanpa arah dengan dalil-dalil naqli, aqli, dan aqwal para ulama lintas masa dan generasi. Buku ini juga menyebutkan pernyataan ulama-ulama Nusantara yang juga menunjukkan bahwa mereka berkeyakinan Allah Ada Tanpa Tempat dan Tanpa Arah.
Baca Selengkapnya...

Argumen Ahlussunnah Wal Jama'ah

Argumen Ahlussunnah Wal Jama'ah

Jawaban Tuntas Terhadap Tudingan Bid'ah dan Sesat

Oleh: Abu Abdillah

Penerbit: Pustaka Ta'awun

Harga : Rp. 60.000,-  

Mayoritas ummat Islam Indonesia, bahkan di dunia adalah penganut aliran Ahlussunnah Wal Jama'ah. Ajaran-ajaran Ahlussunnah Wal Jama'ah begitu berakar dan membumi dalam tradisi, budaya dan kehidupan keseharian masyarakat muslim Indonesia. Memang ajaran-ajaran Ahlussunnah Wal Jama'ah bisa terwujud dalam manifestasi yang beragam di berbagai belahan dunia Islam karena cara hidup, kebiasaan dan adat istiadat masing-masing kawasan dunia Islam yang berbeda. Namun ada benang merah yang menyatukan semua adat-adat yang berbeda itu.

Ajaran Ahlussunnah Wal Jama'ah selalu menjiwai berbagai tradisi-tradisi keagamaan tersebut. Namun ada sebagian kalangan yang mengusung paham takfir dan tabdi' menuduh musyrik, kafir dan sesat terhadap umat Islam yang melakukan tradisi-tradisi Ahlussunnah tersebut.

Buku "ARGUMEN AHLUSSUNNAH WAL JAMA'AH" ini membuktikan bahwa tudingan mereka sama sekali tidak benar. Tabarruk, tawassul, istighotsah, ziarah kubur, memakai hirz, mencium tangan orang saleh, dzikir berjama'ah setelah shalat, peringatan maulid Nabi dan lain sebagainya terbukti memiliki dalil-dalil yang kuat dan bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Baca Selengkapnya...

Beramal dengan Hadits Dla'if


Beramal dengan Hadits Dla'if

Oleh: Abu Abdillah

Penerbit: Pustaka Ta'awun

Tebal: 178 + xi hal.

Harga: Rp. 25.000,-


Ketika para ulama hadits menilai sebuah hadits sebagai dla'if, ini berarti bahwa penelitian mereka tidak sampai pada kesimpulan bahwa hadits tersebut maudlu'. Sehingga komentar -dengan nada meremehkan- yang sering dilontarkan oleh sebagian kalangan dalam perdebatan tentang masalah-masalah tertentu dengan mengatakan : "Hadits-nya dla'if (lemah)" tanpa melihat masalah apa yang dibicarakan, ini adalah tindakan gegabah. Sebab mayoritas para ulama hadits dan ahli hadits membolehkan beramal dengan hadits dla'if dalam Fadla-il al A'mal dan semacamnya.

Tulisan ini secara argumentatif dan didukung dengan data-data dan penegasan langsung para ahlul Fann; para huffazh dan ahli hadits dari karya-karya induk dalam ilmu hadits, sampai pada kesimpulan bahwa beramal dengan hadits dla'if dengan syarat-syaratnya adalah pendapat mayoritas para ulama dan ahli hadits, ini adalah fakta ilmiyah yang tidak bisa dipungkiri.

Pada bagian ke dua tulisan ini diturunkan beberapa contoh hadits dla'if yang diamalkan oleh para ulama dalam Fadla-il al A'mal, sehingga lebih memudahkan untuk memahami kaedah dan teori yang dijelaskan pada bagian pertama.

Baca Selengkapnya...