Pesan Buku/Kitab?
SMS & WhatsApp : 0812 8625 1777
Pin BB : 73E49DB5
e-mail: r.rusmanto@gmail.com ___________________________

Santri Salaf Menjawab Jilid 2

Santri Salaf Menjawab Jilid 2

Pandangan Kitab Kuning Mengenai Berbagai Persoalan Riil Keagamaan, Kenegaraan dan Kemasyarakatan

Buku Besar Keputusan Bahtsul Masail

Oleh: Lembaga Kajian Fikih Pondok Pesantren Sidogiri

Penerbit: Pustaka Sidogiri

Harga: Rp. 225.000,-

BUKU BESAR Keputusan Bahtsul Masail yang disuguhkan oleh Tim Kajian Fikih Pondok Pesantren Sidogiri ini menguraikan secara detail ratusan permasalahan, mencakup bidang keagamaan, sosial-kemasyarakatan, budaya, ekonomi, politik, dan kenegaraan. Studi fikih yang dilakukan secara kontinu oleh santri-santri senior Pondok Pesantren Sidogiri ini, telah menghasilkan kitab kompilasi hukum yang terdiri dari seribu halaman lebih, meyajikan jawaban yang tepat lagi akurat terhadap berbagai persoalan aktual yang mengemuka, yang sama sekali berbeda dengan edisi yang pertama.

"Buku ini akan menjadi panduan bagi umat Islam untuk menjalani rutinitas hidupnya, baik yang berkenaan dengan dirinya sendiri, atau hubungannya dengan Tuhan-nya, maupun hubungannya dengan orang lain. Dengan demikian, seharusnyalah buku ini menempati daftar pertama sebagai bacaan wajib bagi setiap Muslim."
KH.A.NawawiAbd.Djalil
(Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri)

BAGI UMAT Islam, keberadaan fikih di tengah-tengah mereka tak pernah bisa tergantikan oleh apapun. Fikih bagi umat Islam laksana udara bagi kehidupan. Di mana ada fikih, di sanalah umat Islam berada, dan begitu pula sebaliknya. Fikih adalah tatanan Ilahi yang universal dan berlaku selamanya. Tatanan Ilahi ini dibentuk tanpa ada kepentingan apapun selain untuk memberikan kemaslahatan bagi umat. Jadi fikih hadir untuk memuliakan dan memartabatkan umat. Maka, adalah suatu kewajiban bagi setiap individu Muslim untuk menjadikan fikih sebagai panduan hidup mereka sepanjang hidup.

Baca Selengkapnya...

Untaian Kalam Hikmah Salafunas Shalihin

Untaian Kalam Hikmah Salafunas Shalihin

Oleh: Nina Mahabbatushalihin

Penerbit: Layar Publishing

Harga: Rp. 38.000,-

"Di dunia ini aku tidak pernah iri kepada seorang wali, raja atau lainnya, aku hanya iri kepada orang yang mengikuti salaf dan meneladani Nabi alayhish-shalatu was-salam. Kebaikan terletak dalam mengikuti Salafus Saleh, mempelajari buku-buku mereka, dan meneladani ibadah, adab, akhlak dan perilaku mereka. Orang yang mengikuti salaf tidak akan salah dan lelah.
(al-lmamul-Qutb al-Habib Ahmad ibn Hasan al-'Aththas)

Adapun para Nabi, Ulama dan Wali, mereka menebar kasih, menyebar persaudaraan, menyebarkan akhlak, menyebarkan kesucian hati, menyebarkan sikap menghargai, selalu menetapkan batasan, mengekang hawa nafsu, bersifat sabar dan menahan amarah. Inilah jalan yang ditempuh para Nabi, Wali, Ulama serta Orang-orang Shaleh.
(al-Habib Umar ibn Hafidz, hafizhahullah)

Buku ini menuangkan apa yang menjadi 'rasa' dalam 'kata' lewat lembar demi lembar, serta mutiara yang berkilauan dari kalam dan qalam para Waliyullah yang begitu indah dan membuat siapapun akan selalu rindu untuk segera berbenah diri. Hingga kita mampu berkaca, instropeksi atau bermuhasabah pada mereka yang mulia.
Disamping itu, buku ini juga berisi tentang ekspresi penulis akan kerinduan, kecintaan dan kebahagiaan bersama orang-orang shaleh.

Baca Selengkapnya...

Al-Luma' Fi Asbabil Wurud

Al-Luma' Fi Asbabil Wurud

Karya: Al-Imam Jalalud-Din As-Suyuthi

Penterjemah: Bahrun Abubakar

Penerbit: Sinar Baru Algensindo

Harga: Rp. 20.000,-

Tiap-tiap disiplin ilmu mempunyai terminologinya masing-masing. Kita telah mengenal dalam ilmu tafsir istilah Asbabun Nuzul atau peristiwa yang melatar belakangi turunnya ayat-ayat Al-Qur'an. Akan tetapi dalam ilmu hadis topik yang semisal mempunyai terminologinya sendiri, di kalangan ulama ahli hadis disebut Asbabul Wurud atau peristiwa yang melatar belakangi munculnya sebuab hadis. Berdasarkan pengertian ini dapat disimpulkan bahwa materi Asbabul Wurud lebih cenderung pembahasannya kepada sejarah syari'at.

Namun demikian, kedudukannya sangat penting karena dapat membantu untuk memahami setiap hadis dengan pengertian yang benar dan tepat sesuai dengan peristiwa yang melatar belakangi kejadiannya masing-masing.

Hal ini dibahas oleh Imam Jalalud-Din As-Suyuthi yang juga penulis kitab Tafsir Jalalain dengan pembahasan yang jelas dan gamblang, meskipun singkat karena hanya mengemukakan sampel-sampel setiap bab fiqih namun demikian dapat dijadikan sebagai panduan dan parameter untuk memahami hadis-hadis lain yang jumlahnya sangat banyak. Beliau bukan hanya pakar di bidang tafsir tetapi juga pakar di bidang ilmu hadis, bahkan berbagai cabang ilmu syari'at lainnya termasuk sejarah. Dan salah satu dari karya tulisnya berkenaan dengan Asbabul Wurud adalah Al-Luma' (Brilian) ini. Untuk lebih jelasnya dapat dikemukakan sebuah contoh sabda Nabi SAW yang mengatakan, "Kami adalah suatu kaum yang tidak berani makan kecuali bila lapar dan bila makan kami berhenti sebelum kekenyangan". Ungkapan ini ditujukan kepada delegasi Romawi yang merasa heran ketika melihat kaum muslimin di Madinah semuanya sehat jarang ada yang sakit, ketika ditanyakan mengenai kiatnya, maka muncullah jawaban ini. Dengan demikian menjadi jelaslah duduk perkara yang sebenarnya, maka kisah seperti inilah yang disebut oleh ulama ahli hadis dengan istilah Asbabul Wurud.

Baca Selengkapnya...

ASMA'UL HUSNA; Sumber Ajaran Tauhid/Tasawuf

ASMA'UL HUSNA; Sumber Ajaran Tauhid/Tasawuf

Oleh: KH. Haderanie HN

Penerbit: Bina Ilmu

Harga: Rp. 30.000,-

Para Ulama Ilmu Tauhid dan Tasawuf hampir sepakat bahwa Asma'ul Husna termasuk sumber ajaran llmu Tauhid dan Tasawuf Ketuhanan. Lalu dikenallah apa yang mereka sebutkan dengan istilah "Tauhidul Asma". Dalam Kitab AD DURRUN NAFIS yang disusun oleh Syekh Muhammad Nafis bin Idris Al Banjarie, dijelaskan tentang Tauhidul Afal, Tauhidul Asma, Tauhidus-Sifat, dan Tauhiduz-Zat.

Di sana dijelaskan bahwa apabila seseorang sudah sampai pada tingkat TAJALLI ASMA (Tampak nyata rahasia Asma-Asma Allah) berarti orang itu telah termasuk tingkat tinggi dalam keimanannya.
Dalam ajaran SIFAT DUA PULUH dijelaskan bahwa segala Nama-Nama Allah, sifat-sifat-Nya dan Zat-Nya adalah qodim dan tidak terbatas. Qodim artinya "sedia ada lebih dahulu, tanpa awal dan tanpa akhir". Asma Allah sudah ada bersama Qodim-Nya Zat dan Sifat".

Lawan dari kata qodim adalah muhaddas yang artinya "sesuatu yang ada awalnya dan mengalami perubahan. "Bahasa Melayu lama mengartikan "sesuatu yang baharu", maksudnya baru diciptakan dibandingkan dengan Zat Allah Yang Qodim. Misalnya alam ini dinyatakan MUHADDAS karena sebelumnya tidak ada, kemudian ada karena diadakan, lalu akhirnya tidak ada.

Sembilan puluh sembilan (99) Asma Allah Yang Terbaik itu ada hubunganya dengan Zat, Sifat dan Afal Allah Swt. Sedang nama yang berhubungan dengan Zat, hanya satu saja ialah ALLAH. Nama ini oleh Ulama Tauhid disebutkan "Ismuz-Zat". Manusia tidak diperkenankan menggunakan nama ini.
Adapun asma/nama yang ada hubungannya dengan sifat, misalnya Ar-Rahmaan (Maha Pengasih) Ar-Rahim (Maha Penyayang), Al-'Aziz (Maha Mulia), Al-Hakim (Maha Bijaksana) dll.
Selanjutnya, nama Allah yang ada hubungannya dengan Afal (Perbuatan) Allah, misalnya As-Salaam (Maha Penyelamat), Al-Kholiq (Maha Pencipta, Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki) dll.

Maka jelaslah, bahwa sumber pokok rumusan dalam ajaran Tasawuf dan Tauhid dipetik dari Asma'ul Husna.
Baca Selengkapnya...

Potret Ajaran Nabi MUHAMMAD Dalam Sikap Santun Tradisi & Amaliah NU

Potret Ajaran Nabi MUHAMMAD Dalam Sikap Santun Tradisi & Amaliah NU

Buku 1 dan 2

Oleh: Forum Kajian Ilmiah Angkatan 2014 Lirboyo

Penerbit: MUMTAZ'14 Lirboyo

Harga: Rp. 100.000,-

Karya yang saat ini ada di hadapan pembaca sekalian, merupakan salah satu Ensiklopedia tradisi Nusantara yang tergolong layak untuk dijadikan pegangan amaliyah masyarakat Indonesia, khususnya warga Nahdliyyin, di dalamnya selain berisikan pengenalan tentang amaliyah yang telah mentradisi, namun juga disertai penjelasan argumentasi baik itu Naqli atau 'Aqli yang amat kokoh, dan mampu menjadi dalil akan legalitas setiap amaliyah keagamaan para leluhur yang senatiasa kita laksanakan secara turun temurun.
KH. 'Abdullah Kafabihi Mahrus
Rektor Institut Agama Islam Tribakti (IAIT)

Buku ini sangat layak disebar-luaskan dan dimiliki oleh para santri khususnya, serta umat Islam pada umumnya, dengan isinya tentang "Tradisi & Amaliyah NU" sebagaimana yang telah diajarkan oleh para sesepuh.
KH. Ahmad Idris Marzuqi
Pengasuh PP. Lirboyo

Tersusunnya buku "Potret Ajaran Nabi MUHAMMAD Dalam Sikap Santun Akidah, Tradisi & Amaliyah NU" semoga menjadi fundamental suatu pencerah, suatu pembuka dari ketidak-pahaman dari Ahlussunnah Wal Jama'ah. Dengan itu akan menambah kemantapan serta keyakinan dan kekuatan pribadinya. Dengan Akidah tersebut (Ahlussunnah Wal Jama'ah) semoga buku ini tidak menjadi bacaan belaka atau pengertian dan nilai tambah pengetahuan, Akan tetapi menjadi pegangan untuk memperkuat anugerah yang paling agung dari Allah Swt ialah al-lman Wal Islam serta menjadi umat Sayyidina Muhammad Saw., Amien.
Maulana al-Habib Luthfi Ibn All Ibn Yahya
Ro'is 'Am Idarah Ahlith Thariqah al-Mu'tabarah an-Nahdliyyah.

Dengan membaca buku ini kita bisa menemukan fakta-fakta ilmiyah bahwa nabi MUHAMMAD -adalah pembawa ajaran dan tradisi- NU. Karena Di dalamnya kami tampilkan penjelasan secara detail bahwa setiap amalan yang telah mentradisi dari Wali Songo dan para Ulama' terdahulu itu secara essensial merupakan sesuatu yang selaras dengan ajaran yang disyari'atkan Nabi Muhammad Saw., dan sama sekali tidak keluar dari tuntunan al-Qur'an dan as-Sunnah.

Selamat membaca dan semoga bermanfa'at.

Baca Selengkapnya...

Wasiat Imam Ghazali

Wasiat Imam Ghazali

Terjemah Kitab Minhajul Abidin

Penterjemah: Zakaria Adham

Penerbit: Darul Ulum Press

Harga: Rp. 65.000,-

Imam Al-Ghazali mengajarkan bahwa ilmu memiliki berbagai tingkatan. Karenanya, ia mesti diajarkan kepada berbagai kelompok orang menurut masing-masing tingkatannya.
Sesuai dengan itu, Imam Al-Ghazali seorang sufi dan filsafat yang produktif, menyusun berbagai karyanya secara bertingkat-tingkat pula.

Di antara karya-karyanya, kita dapati adalah Misykatul-Anwar yang merupakan salah satu diantara beberapa karyanya yang menempati tingkatan tertinggi. Kita dapati pula Ihya Ulutnuddin yang menempati tingkat pertengahan. Wasiat Imam Ghazali (Minhajul Abidin) adalah salah satu karya Imam besar ini yang ditulis secara populer bagi pembaca dari segala tingkatan.

Meskipun demikian, sebagai karya terakhir, buku ini, mudah diduga, menghimpun semua Hikmah dan Ma'rifat yang beliau peroleh selama berpuluh-puluh tahun merenung, mengembara, dan mempelajari segala jenis ilmu.
Isinya meliputi Ma'rifat Imam Al-Ghazali tentang tujuh tanjakan yang harus didaki oleh setiap orang Muslim di jalan ibadah. Sekaligus, di dalamnya diuraikan tentang cara-cara menanggulangi segenap tanjakan tersebut untuk menuju kepada keimanan sejati.

Baca Selengkapnya...

Fusus Al-Hikam; Mutiara Hikmah 27 Nabi

Fusus Al-Hikam; Mutiara Hikmah 27 Nabi

Karya: Ibnu 'Arabi

Penterjemah: Ahmad Sahidah dan Nurjannah Arianti

Penerbit: Diadit Media

Harga: Rp. 95.000,-

Apa yang menarik dari buku ini? Secara sederhana dapat dijawab bahwa banyak hal atau pendapat yang 'aneh' yang digagas penulisnya, yang tidak selaras dengan konsepsi-konsepsi keilmuan Muslim yang 'mapan'. Hikmah yang dieksplorasi dari dua puluh tujuh nabi dalam Al Qur'an ini, pada dasarnya menghasilkan tawaran-tawaran unik dengan pendekatan yang unik pula, sehingga memancing segenap ulama ortodoks atau bahkan kalangan akademisi untuk mencermati lebih lanjut ide-idenya.

Menyebut di antara hal-hal 'aneh' yang ditawarkan dalam buku ini. Ibn 'Arabi > misalnya menganut konsepsi keberagamaan yang inklusif. la mengecam orang yang hanya membatasi Tuhan dalam satu kredo saja. Baginya. Allah sebagai Maha Agung. terlalu besar untuk dibatasi hanya dalam satu kredo yang dipandang lebih baik dari yang lainnya. Bukankah Allah memfirmankan bahwa, "Ke mana pun kamu menghadap. maka di sanalah wajah Allah", tanpa menyebutkan arah tertentu mana pun?

Relevansinya dengan konteks kontemporer jelas kelihatan dalam hal ini. Mengingat isu insklusivitas beragama tengah mendapatkan momentumnya saat ini, maka penerbitan buku terjemahan ini juga dipandang telah memperoleh momentumnya.

Baca Selengkapnya...

Terjemah Tanbihul Ghafilin 2 Jilid

Terjemah Tanbihul Ghafilin 2 Jilid

Nasehat Bagi Yang Lalai

Penterjemah: Abu Juhaidah

Penerbit: Pustaka Amani

Harga: Rp. 110.000,-

Kitab ini tergolong yang digandrungi oleh para kiyai dan santri di banyak pesantren, sebagai rujukan para dai dan mubalig di majelis-majelis taklim, karena bukan saja penyusunnya yang ulama besar, tetapi juga muatan nasehat, teguran, dan peringatan yang ditampilkannya, mampu sebagai bekal pengertian dan kesadaran yang mendalam untuk memperbaiki jiwa dan moral umat manusia dari kelalaiannya.

Untuk mencapai tujuan itu, sistematika penyusunannya dibuat sedemikian rupa, sehingga akan terlihat bagaimana Al-Faqih berusaha membongkar pengalaman-pengalaman keberagamaan yang terjadi dalam sejarah kaitannya dengan konsep tauhid dan syariat untuk diluruskan kembali sebagaimana yang pernah diajarkan oleh Nabi Saw, para sahabat, tabiin, dan para ulama salaf yang saleh, sehingga alur penulisannya tampak jelas pada setiap babnya bahwa pengalaman-pengalaman keberagamaan yang manis maupun yang pahit itu dipaparkan di muka yang diperkuat dengan argumentasi baik berupa nas Al-Quran, hadis maupun fatwa ulama, kemudian diakhiri dengan beberapa peringatan dan nasehat. Dari sinilah kesadaran itu akan muncul bagi orang yang berakal sehat dan mau berpikir.

Penulis buku ini adalah seorang ulama besar Al-Faqih Az-Zahid Abul Laits Nashr bin Ibrahim As-Samarqandi, dikenal dengan nama Abul Laits As-Samarqandi, yang wafat pada tahun 373 H./983 M. Karya-karyanya kebanyakan mengangkat tema-tema dakwah, di antaranya : Tafsirul Quran, Bustanul Arifin, dan Tanbihul Ghafilin.

Baca Selengkapnya...

Terjemah Riyadhus Shalihin 2 Jilid

Terjemah Riyadhus Shalihin 2 Jilid

Penterjemah: Achmad Sunarto

Penerbit: Pustaka Amani

Harga: Rp. 125.000,-

Pada dasarnya sebaik-baik jalan adalah mengikuti perintah Allah dan Rasul-Nya. Semoga Allah SWT. senantiasa melimpahkan rahmat dan kesejahteraan kepada Beliau dan para Nabi sebelumnya.

Rasulullah SAW bersabda:
"Siapa saja yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia mendapat pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya" Beliau saw juga menjelaskan kepada Ali ra:

"Siapa saja yang mengajak kepada kebajikan atau petunjuk, maka ia akan mendapat pahala seperti pahala orang yang mengikutinya, yang demikian itu tidak akan mengurangi pahala mereka sedikitpun."

Beliau juga bersabda:
"Demi Allah, seandainya Allah memberi petunjuk kepada seseorang lantaran ajakanmu, maka itu lebih baik bagimu daripada menyedekahkan ternak yang bagus-bagus".

Karena itu, kami merasa terpanggil untuk menyusun sebuah kitab yang berisikan hadits-hadits sahih yang mencakup cara-cara seseorang dapat sampai ke akhirat dengan selamat, serta bagaimana seseorang dapat sempurna segala perilakunya, baik lahir maupun batin. Hadits-hadits yang dikumpulkan meliputi anjuran, peringatan dan petunjuk-petunjuk untuk mencapai kesempurnaan. Seperti zuhud, penempaan jiwa, penyucian dan pengobatan hati, pemeliharaan anggota tubuh, meluruskan penyelewengan dan lain sebagainya.

Pembahasan dalam kitab ini diusahakan mencantumkan hadits-hadits yang sahih dan semuanya dikutip dari kitab-kitab sahih yang sudah masyhur.

Sistematika penulisan kitab ini, pada tiap-tiap bab sebelum sampai pada pembahasan hadits-hadits diusahakan untuk mencantumkan beberapa ayat Al-Qur'an. Apabila pada penghujung terdapat lafadz "Muttafaqun Alaih" maka yang dimaksud adalah hadits tersebut diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Muslim.

Baca Selengkapnya...

Tuntunan Shalat Untuk Warga NU dan Dalil-Dalilnya

Tuntunan Shalat Untuk Warga NU dan Dalil-Dalilnya

Oleh: KH. M. Sholeh Qosim, M.Si. & A. Afif Amrullah, M.EI.

Penerbit: LTM PBNU

Harga: Rp. 35.000,-

Saya minta kepada Kiai Sholeh Qosim untuk menyusun buku tuntunan ibadah shalat (mulai wudlu, tayamum dan berjamaah) untuk warga NU disertai dengan dalil dan gambar, sebagaimana yang beliau ajarkan dalam diklat-diklat shalat sempurna seperti Nabi SAW.
(KH. Abdul Manan A. Ghani - Ketua LTM-PBNU

Beberapa tahun ini banyak kelompok yang mempertanyakan dalil amaliah kita, termasuk masalah wudlu dan shalat. Maka terbitnya buku seperti ini sangat dibutuhkan untuk meyakinkan bahwa ibadah para kiai dan santri nahdliyin sesuai dengan Al-Qur'an dan Hadits Rasulullah SAW.

Pesan saya, walaupun buku ini telah dilengkapi dengan dalil dan gambar, sepatutnya tetap belajar kepada para guru atau kiai yang betul-betul kiai, seperti dawuh Hadhratus Syaikh:
Ilmu adalah agama, hakikat shalat juga agama, perhatikan dari siapa kalian memperoleh ilmu itu, dan bagaimana kalian memunaikan shalat, karena kelak kalian akan ditanya (tentang semua itu), janganlah menimba ilmu kecuali dari ahlinya, yakni seorang yang adil (tsiqah) dan bertakwa kepada Allah. (Risalah Ahlus sunnah Wal Jama'ah: hal 32-33, dalam Irsyad as-Syari).

Dengan begitu ilmu yang didapat, dari guru yang pernah mengaji langsung dari gurunya, seterusnya bersambung pada pengarang. Sedangkan pengarang dari para ulama, tabi'in, sahabat, sampai kepada Rasulullah SAW dan keluarganya. Tradisi keilmuan semacam ini memiliki sanad yang dapat dipertanggung jawabkan, baik secara ilmiah juga di hadapan Allah SWT.
(KH. Abdul Muchit Muzadi - Mustasyar PBNU)

Alfaqir sangat bergembira dan bersyukur kehadirat Allah SWT serta mendukung. Alfaqir juga berdoa semoga buku yang sangat berharga ini bermanfaat, kiranya di dunia dan akhirat bagi penulis, pembaca, dan penggunanya.
(KH. M. Bashori Alwi Mustadho - Penasehat JQH PBNU)

Buku kecil ini berupaya memadukan fiqih qauly NU dengan fiqih manhajy NU, dengan menampilkan ibarah kitab mu'tabarah dipadu dengan tambahan dalil-dalil yang diperlukan. Memang ini rintisan yang amat berat, tapi sungguh mulia, semoga sukses.
(Prof. Dr. KH Ahmad Zahro, MA - Guru Besar UIN Sunan Ampel)

Baca Selengkapnya...

Solusi Hukum Islam Bersama Kiai Marzuqi Mustamar

Solusi Hukum Islam Bersama Kiai Marzuqi Mustamar

Buku Pertama

Oleh: KH. Marzuqi Mustamar

Penerbit: Muara Progresif & Media Ummat

Harga: Rp. 50.000,-

Kesadaran dan kebutuhan umat terhadap ilmu agama, utamanya yang berkaitan dengan hukum Islam dirasa semakin meningkat. Namun, sebagian besar umat Islam belum bisa memahami hukum Islam dari sumber aslinya (al-Qur'an dan Hadits), maupun dari kitab-kitab yang ditulis oleh para ulama.

Banyaknya permasalahan hukum Islam yang belum dipahami umat Islam mendorong mereka untuk bertanya kepada para ulama. Salah satunya melalui rubrik Tanya Jawab Hukum Islam yang dimuat dalam Tabloid Media Ummat diasuh oleh KH. Marzuqi Mustamar. Sejak pertama kali dibuka, rubrik Tanya Jawab Hukum Islam selalu dibanjiri pertanyaan pembaca.

Dengan demikian, jawaban-jawaban atas pertanyaan hukum Islam itu sangat dinanti umat dan menjadi rujukan mereka dalam menghadapi permasalahan hukum Islam dalam kehidupan sehari-hari. Kehadiran buku ini diharapkan menjadi rujukan dan jawaban ketika menemukan permasalahan hukum Islam. Di antaranya tentang akidah, al-Qur'an, shalat, zakat, puasa, pernikahan, cinta dan rumah tangga, bayi dan anak, aqiqah dan qurban, jenazah dan pemakaman, nadzar, masjid, transaksi ekonomi dan rezeki, amaliah, ibadah dan tradisi, jimat, rajah dan sejenisnya, serta ragam problematika sosial lainnya.

Baca Selengkapnya...