Pesan Buku/Kitab?
SMS & WhatsApp : 0812 8625 1777
Pin BB : 73E49DB5
e-mail: r.rusmanto@gmail.com ___________________________

Membela ASWAJA Dengan Logika dan Argumentasi Agama

Membela ASWAJA Dengan Logika dan Argumentasi Agama

Terjemah dari Kitab Hujjah Ahlusunnah Wal Jama'ah Karya KH. Ali Maksum

Penterjemah: Saheeba Admirer's '13 PonPes Langitan

Penerbit: LPQ PP Langitan

Harga: Rp. 20.000,-

Memang sangat memprihatinkan, itulah kenyataan pahit tentang problematika yang berkaitan dengan argumentasi dari amalan-amalan Ahlussunnah Waljama'ah yang banyak diperbincangkan dari diperdebatkan kebenarannya oleh kelompok-kelompok tertentu.

Sebagai umat Islam yang berpaham Ahlussunnah Waljama'ah memiliki tanggung jawab besar untuk bisa menjawab dan meng-counter berbagai macam problematika yang bermunculan serta tanggung jawab di dalam melestarikan tuntunan dan ajaran yang bersumber dari Al-Qur'an dan Al-Hadits.

Untuk itu, buku ini hadir di hadapan Anda sekalian untuk mengungkap kebenaran argumentasi Ahlussunnah Waljama'ah berdasarkan dalil Al-Qur'an, Al-Hadits dan atsar para sahabat.

Baca Selengkapnya...

Hadits Qudsi

Hadits Qudsi

Pola Pembinaan Akhlak Muslim

Oleh: KH.M. Ali Usman, H.A.A. Dahlan dan Prof.Dr.H.M.D. Dahlan

Penerbit: Diponegoro

Harga: Rp. 35.000,-

Kitab "Hadits Qudsi" ini, sebagian besar berkenaan dengan akhlaq budi pekerti dan pensucian bathin. Di saat membacanya, perlu renungan dan pemikiran, sehingga menumbuhkan keyakinan yang benar dan membuahkan amal dan perilaku yang ikhlas. Kitab ini mengajak pembaca untuk mengukur dan bertanya pada pribadi dan kata hati, sebelum diukur dan dihisab oleh Allah swt.

Dalam menganalisa Hadits Qudsi yang tercantum dalam kitab ini, para penulis mencoba menghubungkannya dengan ayat-ayat al-Qur'an dan Hadits-hadits Nabawi. Di sana-sini terdapat pula kata-kata mutiara dari para shahabat, tabi'in dan tabi'ut tabi'in, yang dapat mepggugah dan mengetuk hati para pembaca. Membaca kitab ini berarti menggali segala rahasia amal ibadah kita, kedalaman dan keluasannya, kesuburannya ataupun jauh dekatnya dari tuntunan Ilahi.

Kitab ini didasarkan atas kitab "Adabul Ahaditsil Qudsiyah" yang disusun oleh Dr. Ahmad Asyibashi, dosen Universitas al-Azhar Kairo. Namun ulasan dan analisanya dilengkapi oleh para penulis bersumberkan kitab-kitab standard lainnya.

DAFTAR ISI

Pengantar Penerbit 5
Daftar isi 7
Pendahuluan 11
1. Rahmat Allah 17
2. Berjihad di Jalan Allah 23
3. Kurnia dan Pinjaman 29
4. Antara Aman dan Takut 35
5. Ketentuan-ketentuan Ibadah 41
6. Jalan ke Surga 49
7. Kesenangan dalam Surga 53
8. Pahala Memuji Syukur 59
9. Pengikhlasan Amal Karena Allah 65
10. Kedudukan Amanat 71
11. Yang Baik di Tangan Allah 77
12. Mengingat Allah swt 83
13. Tamu Allah swt 89
14. Mensucikan Allah swt 95
15. Pahala Shabar 101
16. Cinta Allah 109
17. Keagungan dan Kebesaran Allah 119
18. Keesaan Allah 123
19. Memaafkan ketika Mampu Membalas Dendam 127
20. Rumah Allah 135
21. Iman dan Kedermawanan 145
22. Pahala Para Syuhada 151
23. Akibat Kedhaliman 157
24. Syukur dan Shabar 163
25. Taqwa kepada Allah 169
26. Dia Tidak Dapat Dicapai oleh Pandangan 175
27. Nilai Shaum 181
28. Kebaikan dan Kejahatan 191
29. Sifat Juru Da'wah 199
30. Pahala Kebajikan 203
31. Pahala bagi Tuna Netra 207
32. Perumpamaan Dunia 213
33. Kaum Mu'min 221
34. Berpegang pada (Agama) Allah 229
35. Kedudukan Orang yang Melakukan Ibadah Haji 233
36. Berdzikir dalam Masjid 239
37. Pertolongan Anak Terhadap Orang Tua di Akhirat 243
38. Takut kepada Allah 247
39. Ujian Allah 251
40. Mencari Rizki 259
41. Hubungan Kekeluargaan 265
42. Perbuatan Baik dan Jahat 269
43. Beramal dengan Ikhlas karena Allah 275
44. Terlalu Banyak Bertanya 281
45. Zuhud, Wara', dan Khauf 287
46. Dunia 293
47. Berqurban pada Jalan Allah 299
48. Pahala Infaq 303
49. Nadzar 309
50. Pengesaan Allah 313
51. Ahli Wara' 317
52. Zuhud dan Ibadah Fardlu 321
53. Surah al-Fatihah 325
54. Kedudukan Rasulullah saw 331
55. Menyedikitkan Makan 337
56. Haq Allah 341
57. Menyegerakan Ibadah Haji 347
58. Wajib Menolong Orang Teraniaya 351
59. Bermurah Hati dan Berakhlaq Baik 355
60. Menyegerakan Buka Shaum 359
61. Luasnya Ampunan Allah 363
62. Kedudukan Hal-hal yang Sunnat 369
63. Mengajak Berbuat Kebajikan dan Mencegah Perbuatan Mungkar 373
64. Suri Teladan 377
65. Menjauhkan Diri dari Minuman Keras 383
66. Tawadlu' karena Allah 385
67. Dzikrullah ketika Marah 391
68. Tiga Masjid yang Diutamakan 395
69. Pengampunan Dosa 399
70. Kedudukan Du'a 403
71. Kecintaan Allah dalam Keridlaan-Nya 407
72. Ni'mat Ridla 413
73. Kematian Anak-anak 419
74. Ampunan Allah dan Perlindungan-Nya 423
DAFTAR BACAAN 429
Baca Selengkapnya...

Hidayatus Salikin; Mengarungi Samudera Ma'rifat

Hidayatus Salikin; Mengarungi Samudera Ma'rifat

Terjemah kitab Hidayatus Salikin karya Syaikh Abdus Shomad Al-Palembani

Penterjemah: Kms. H. Andi Syarifuddin, S.Ag.

Penerbit: Pustaka Hikmah Perdana

Harga: Rp. 40.000,-

Al-Ghazali, adalah figur yang boleh dikata mayoritas umat Islam mengamini intelektualitasnya. Dalam hal berkarya, bahkan ada yang mensinyalir melebihi angka empat ratus judul buku; baik dalam bentuk karya utuh maupun rasail, dengan sebagian besar menjadi rujukan ummat Islam. Umumnya karya-karya beliau yang monumental adalah yang bercorak sufisme., sebagai potret labuhan pemikirannya setelah mencoba memasuki wilayah kalam, bathiniyah, theologi dan filsafat membentur tembok dan tidak menemukan jalan yang mampu men-cerahkan bathin dan pemikirannya.

Belakangan kita bisa menjumpai banyak karya-karya beliau yang sudah dialih bahasakan kedalam berbagai bahasa. Para pemikir modern pun berlomba -lomba mencoba memberikan anotasi, mensyarahi, meringkasnya, bahkan ada pula yang memetik sarinya saja.

Buku yang ada di tangan pembaca ini, adalah salah satu dari karya sebagian pemikiran Al-Ghazali dalam bentuk yang terakhir diatas. Dengan mengupas total pemikiran sang maestro dari karyanya Bidayatul Hidayah, penulis buku ini banyak mengupas metode dan sistimatika beribadah kepada sang Khaliq maupun cara bermuamalah yang benar di tengah masyarakat. Didalamnya diu-las secara apik mulai dari amaliyah nyata, seperti; adab wudhu, shalat dan puasa, diikuti dengan cara menjauhi maksiat, amaliyah hati, keutamaan dzikir dan bertaqarrub kepada Allah SWT, seperti; adab orang alim, belajar, berte-man, dan lain-lainnya.

Menariknya lagi, ia ditulis oleh pemikir dan intelektual muslim asli Indonesia, As-Syaikh Abdusshomad al-Palembani, sehingga ulasan dan analisisnya sangat pas dan tidak jauh dari kondisi masyarakat kita. Sebuah karya yang membumi untuk muslim Indonesia.

Baca Selengkapnya...

Mustika Pencerah Qalbu

Mustika Pencerah Qalbu

Terjemah Kitab At Tanwir Fii Isqaati at Tadbir Karya Syeikh Ibnu Athaillah as Sukandariy

Penterjemah: Misbah el-Majid,Lc.

Penerbit: Pustaka Hikmah Perdana

Harga: Rp. 59.500,-

Ajaran Islam menganjurkan setiap ummatnya untuk mendidik nafsu, mengatur jiwa dan qalbu melalui jalan olah rohani, yang demikian itu untuk mewujudkan kesucian lahir batin, sebab hanya suci lahir batinlah pengabdian seorang hamba bisa bermakna dihadapan Allah SWT- Ajaran Qur'ani dan Sunnah nabi-Nya telah menyerukan masalah ini. Karenanya, belajar tasawuf adalah sebuah kemestian bagi mereka yang ingin mbersihkan Qalbu dan mensucikan jiwa.

Dengan mendalami ilmu tasawuf kita bisa mempelajari kiat mendidik nafsu, mengelola diri, menjernihkan jiwa dan mendiqdayakan hati guna menuju paripurna ibadah dan ubudiyah kepada Allah SWT. Dan diantara khazanah ilmu tasawuf itu ialah kitab at Tanwir fi Isqaat at Tadbir (Mustika Pencerah Qalbu, meruntuhkan Rancang Bangun Pengaturan Diri) Karya Syeikh Ibnu Athaillah as Sakandari. Inilah karya yang mendapat apresiasi tinggi dari para alim karena berisi mustika pencerah qalbu dan jiwa yang mengurai kiat mensinergikan kerja lahir batin demi menggapai kesempurnaan ibadah dan keutuhan ubudiyah kepada Allah SWT.

Karya at Tanwir fii Isqaati at Tadbir oleh Syeikh Ibnu Athaillah ini adalah mustika pemikiran brilian dari pelaku ilmu ketuhanan agung. Karya ini menjelaskan secara komprehensif perihal esensi kediqdayaan jiwa, substansi ibadah ragawi dan ibadah materi atau amal spiritual dan amal sosial. Ibnu Athaillah lebih lanjut mengatakan bahwasannya ada 2 (dua) macam pengaturan yaitu pengaturan yang terpuji dan pengaturan yang tercela.

Karya ini juga mengajarkan kepada kita dalam menerima ketetapan taqdir Allah sepenuh jiwa, "Demi tuhanmu, mereka tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan dan mereka menerima dengan sepenuhnya." (QS.anNisa', 4:65)

Semoga karya ini memberikan motivasi dan melahirkan dayaguna bagi para pembaca.

Baca Selengkapnya...

HABIB UMAR BIN HAFIZH MENJAWAB

HABIB UMAR BIN HAFIZH MENJAWAB

Tanya Jawab Keseharian Tentang Mendekat Kepada ALLAH SWT

Penterjemah: Husin Nabil

Penerbit: Putera Bumi

Harga: Rp. 25.000,-

Terdapat pertanyaan-pertanyaan tentang perjalanan menuju kepada Allah dan mendekat kepada-Nya. Sebab memang perjalanan menuju Allah sangat rumit dan berbahaya. Sudah tentu setiap pejalannya harus memiliki tempat bertanya. Dan yang ditanya haruslah orang yang menguasai lagi mengetahui jalan itu.

Hadir di hadapan kita buku yangmengutip jawaban-jawaban Habib Umar bin Hafizh yang tak asing lagi di bumi Indonesia, atas pertanyaan-pertanyaan seputar perjalanan menuju Allah dan penyucian jiwa.

Buku tentang jawaban Habib Umar sudah pernah terbit di Indonesia. Namun buku itu berkenaan dengan fatwa-fatwa beliau atas permasalahan fiqih atau tata cara dalam beribadah. Sedangkan buku ini adalah jawaban-jawaban beliau seputar permasalahan batin dan ruhani yang pasti dialami oleh mereka yang menjalankan ibadah dalam mendekatkan diri kepada Allah. Tanya jawab ini dikutip dan dipilih dari beberapa buku karangan dan website beliau.

Buku ini adalah lampu yang menerangi kegelapan hidup, jalan keluar dari masalah, dan benang merah dari kebingungan yang kusut. Buku ini adalah air sejuk bagi mereka yang dahaga dalam perjalanannya menuju Allah.

Baca Selengkapnya...

Tanya Jawab Seputar Aqidah Bersama HABIB ZEIN BIN SMITH

Tanya Jawab Seputar Aqidah Bersama HABIB ZEIN BIN SMITH

Oleh: Tim Majelis Khoir

Penerbit: Majelis Khoir Publishing

Harga: Rp. 33.000,-

Buku ini berisi kumpulan fatwa al-'Allamah al-Faqih al-Habib Zein bin Ibrahim bin Smith mengenai akidah yang dihimpun dari rubrik konsultasi akidah di majalah Alkisah.

Beliau merupakan seorang tokoh ulama Ahlussunnah Wal Jama'ah abad ini, yang ahli dalam bidang fikih dan menjadi rujukan dalam menjawab segala macam problematika ummat. Dalam menjawab setiap pertanyaan para penanya, Habib Zein menjawabnya dengan bahasa yang mudah dicerna dan disertai dalil-dalil yang akurat.

Semoga dengan membacanya, kita semua akan mendapatkan ilmu dan semakin memperluas pengetahuan kita.

Selamat membaca!!!

Baca Selengkapnya...

Potret Ajaran Nabi MUHAMMAD Dalam Sikap Santun Akidah NU

Potret Ajaran Nabi MUHAMMAD Dalam Sikap Santun Akidah NU

Seri Akidah

Oleh: Forum Kajian Ilmiah KAIL MAS 2014

Penerbit: Mumtaz Lirboyo

Harga: Rp. 65.000,-

Karya yang saat ini ada di hadapan pembaca sekalian, merupakan salah satu Ensiklopedia tradisi Nusantara yang tergolong layak untuk dijadikan pegangan amaliyah masyarakat Indonesia, khususnya warga Nahdliyyin, di dalamnya selain berisikan pengenalan tentang amaliyah yang telah mentradisi, namun juga disertai penjelasan argumentasi baik itu Naqli atau 'Aqli yang amat kokoh, dan mampu menjadi dalil akan legalitas setiap amaliyah keagamaan para leluhur yang senariasa kita laksanakan secara turun temurun.
KH. 'Abdullah Kafabihi Mahrus
Rektor Institut Agama Islam Tribakti (IATT)

Buku ini sangat layak disebarluaskan dan dimiliki oleh para santri khususnya, serta umat Islam pada umumnya, dengan isinya tentang "Tradisi & Amaliyah NU" sebagaimana yang telah diajarkan oleh para sesepuh.
KH. Ahmad Idris Marzuqi
Pengasuh PP. Lirboyo

Tersusunya buku "Potret Ajaran Nabi MUHAMMAD Dalam Sikap Santun Akidah NU" semoga menjadi fundamental suatu pencerah, suatu pembuka dari ketidakpahaman dari Ahlussunnah Wal Jama'ah. Dengan itu akan menambah kemantapan serta keyakinan dan kekuatan pribadinya. Dengan Akidah tersebut (Ahlussunnah Wal Jama'ah), semoga buku ini tidak menjadi bacaan belaka atau pengertian dan nilai tambah pengetahuan, Akan tetapi menjadi pegangan untuk memperkuat anugerah yang paling agung dari Allah SWT. Ialah al-Iman Wal Islam serta menjadi umat Sayyidina Muhammad SAW., Amien.
Maulana al-Habib Luthfi Ibn Ali Ibn Yahya
Ro'is 'Am Idarah Ahlith Thariqali ai-Mu'tabarah an-Nahdliyyah.

Dengan membaca buku ini setidaknya kita dapat mengetahui kebenaran sejarah Islam yang telah dibiaskan dan dikaburkan oleh tokoh-tokoh Yahudi yang tanpa kita sadari telah menjadi acuan kurikulum di bangku pendidikan bahkan menjadi pengetahuan yang telah mendarah daging di hati saudara-saudara kita.

Juga kita dapat memperoleh pengetahuan yang berharga mengenai bagaimana Sikap & Akhlak yang dimiliki oleh nabi MUHAMMAD beserta para Sahabat dan Wali-wali Allah, dengan harapan semoga dalam kehidupan bermasyarakat, beragama dan berbangsa kita dapat mengambil suri tauladan dari mereka dengan senantiasa bersikap santun, tegas dan berakhlakul karimah, serta tidak ekstrim dan grusa-grusu dalam menyikapi setiap permasalahan yang ada.

Selamat membaca, semoga dapat bermanfa'at dan berbarokah.
Baca Selengkapnya...

Santri Salaf Menjawab Jilid 2

Santri Salaf Menjawab Jilid 2

Pandangan Kitab Kuning Mengenai Berbagai Persoalan Riil Keagamaan, Kenegaraan dan Kemasyarakatan

Buku Besar Keputusan Bahtsul Masail

Oleh: Lembaga Kajian Fikih Pondok Pesantren Sidogiri

Penerbit: Pustaka Sidogiri

Harga: Rp. 225.000,-

BUKU BESAR Keputusan Bahtsul Masail yang disuguhkan oleh Tim Kajian Fikih Pondok Pesantren Sidogiri ini menguraikan secara detail ratusan permasalahan, mencakup bidang keagamaan, sosial-kemasyarakatan, budaya, ekonomi, politik, dan kenegaraan. Studi fikih yang dilakukan secara kontinu oleh santri-santri senior Pondok Pesantren Sidogiri ini, telah menghasilkan kitab kompilasi hukum yang terdiri dari seribu halaman lebih, meyajikan jawaban yang tepat lagi akurat terhadap berbagai persoalan aktual yang mengemuka, yang sama sekali berbeda dengan edisi yang pertama.

"Buku ini akan menjadi panduan bagi umat Islam untuk menjalani rutinitas hidupnya, baik yang berkenaan dengan dirinya sendiri, atau hubungannya dengan Tuhan-nya, maupun hubungannya dengan orang lain. Dengan demikian, seharusnyalah buku ini menempati daftar pertama sebagai bacaan wajib bagi setiap Muslim."
KH.A.NawawiAbd.Djalil
(Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri)

BAGI UMAT Islam, keberadaan fikih di tengah-tengah mereka tak pernah bisa tergantikan oleh apapun. Fikih bagi umat Islam laksana udara bagi kehidupan. Di mana ada fikih, di sanalah umat Islam berada, dan begitu pula sebaliknya. Fikih adalah tatanan Ilahi yang universal dan berlaku selamanya. Tatanan Ilahi ini dibentuk tanpa ada kepentingan apapun selain untuk memberikan kemaslahatan bagi umat. Jadi fikih hadir untuk memuliakan dan memartabatkan umat. Maka, adalah suatu kewajiban bagi setiap individu Muslim untuk menjadikan fikih sebagai panduan hidup mereka sepanjang hidup.

Baca Selengkapnya...

Untaian Kalam Hikmah Salafunas Shalihin

Untaian Kalam Hikmah Salafunas Shalihin

Oleh: Nina Mahabbatushalihin

Penerbit: Layar Publishing

Harga: Rp. 38.000,-

"Di dunia ini aku tidak pernah iri kepada seorang wali, raja atau lainnya, aku hanya iri kepada orang yang mengikuti salaf dan meneladani Nabi alayhish-shalatu was-salam. Kebaikan terletak dalam mengikuti Salafus Saleh, mempelajari buku-buku mereka, dan meneladani ibadah, adab, akhlak dan perilaku mereka. Orang yang mengikuti salaf tidak akan salah dan lelah.
(al-lmamul-Qutb al-Habib Ahmad ibn Hasan al-'Aththas)

Adapun para Nabi, Ulama dan Wali, mereka menebar kasih, menyebar persaudaraan, menyebarkan akhlak, menyebarkan kesucian hati, menyebarkan sikap menghargai, selalu menetapkan batasan, mengekang hawa nafsu, bersifat sabar dan menahan amarah. Inilah jalan yang ditempuh para Nabi, Wali, Ulama serta Orang-orang Shaleh.
(al-Habib Umar ibn Hafidz, hafizhahullah)

Buku ini menuangkan apa yang menjadi 'rasa' dalam 'kata' lewat lembar demi lembar, serta mutiara yang berkilauan dari kalam dan qalam para Waliyullah yang begitu indah dan membuat siapapun akan selalu rindu untuk segera berbenah diri. Hingga kita mampu berkaca, instropeksi atau bermuhasabah pada mereka yang mulia.
Disamping itu, buku ini juga berisi tentang ekspresi penulis akan kerinduan, kecintaan dan kebahagiaan bersama orang-orang shaleh.

Baca Selengkapnya...

Al-Luma' Fi Asbabil Wurud

Al-Luma' Fi Asbabil Wurud

Karya: Al-Imam Jalalud-Din As-Suyuthi

Penterjemah: Bahrun Abubakar

Penerbit: Sinar Baru Algensindo

Harga: Rp. 20.000,-

Tiap-tiap disiplin ilmu mempunyai terminologinya masing-masing. Kita telah mengenal dalam ilmu tafsir istilah Asbabun Nuzul atau peristiwa yang melatar belakangi turunnya ayat-ayat Al-Qur'an. Akan tetapi dalam ilmu hadis topik yang semisal mempunyai terminologinya sendiri, di kalangan ulama ahli hadis disebut Asbabul Wurud atau peristiwa yang melatar belakangi munculnya sebuab hadis. Berdasarkan pengertian ini dapat disimpulkan bahwa materi Asbabul Wurud lebih cenderung pembahasannya kepada sejarah syari'at.

Namun demikian, kedudukannya sangat penting karena dapat membantu untuk memahami setiap hadis dengan pengertian yang benar dan tepat sesuai dengan peristiwa yang melatar belakangi kejadiannya masing-masing.

Hal ini dibahas oleh Imam Jalalud-Din As-Suyuthi yang juga penulis kitab Tafsir Jalalain dengan pembahasan yang jelas dan gamblang, meskipun singkat karena hanya mengemukakan sampel-sampel setiap bab fiqih namun demikian dapat dijadikan sebagai panduan dan parameter untuk memahami hadis-hadis lain yang jumlahnya sangat banyak. Beliau bukan hanya pakar di bidang tafsir tetapi juga pakar di bidang ilmu hadis, bahkan berbagai cabang ilmu syari'at lainnya termasuk sejarah. Dan salah satu dari karya tulisnya berkenaan dengan Asbabul Wurud adalah Al-Luma' (Brilian) ini. Untuk lebih jelasnya dapat dikemukakan sebuah contoh sabda Nabi SAW yang mengatakan, "Kami adalah suatu kaum yang tidak berani makan kecuali bila lapar dan bila makan kami berhenti sebelum kekenyangan". Ungkapan ini ditujukan kepada delegasi Romawi yang merasa heran ketika melihat kaum muslimin di Madinah semuanya sehat jarang ada yang sakit, ketika ditanyakan mengenai kiatnya, maka muncullah jawaban ini. Dengan demikian menjadi jelaslah duduk perkara yang sebenarnya, maka kisah seperti inilah yang disebut oleh ulama ahli hadis dengan istilah Asbabul Wurud.

Baca Selengkapnya...

ASMA'UL HUSNA; Sumber Ajaran Tauhid/Tasawuf

ASMA'UL HUSNA; Sumber Ajaran Tauhid/Tasawuf

Oleh: KH. Haderanie HN

Penerbit: Bina Ilmu

Harga: Rp. 30.000,-

Para Ulama Ilmu Tauhid dan Tasawuf hampir sepakat bahwa Asma'ul Husna termasuk sumber ajaran llmu Tauhid dan Tasawuf Ketuhanan. Lalu dikenallah apa yang mereka sebutkan dengan istilah "Tauhidul Asma". Dalam Kitab AD DURRUN NAFIS yang disusun oleh Syekh Muhammad Nafis bin Idris Al Banjarie, dijelaskan tentang Tauhidul Afal, Tauhidul Asma, Tauhidus-Sifat, dan Tauhiduz-Zat.

Di sana dijelaskan bahwa apabila seseorang sudah sampai pada tingkat TAJALLI ASMA (Tampak nyata rahasia Asma-Asma Allah) berarti orang itu telah termasuk tingkat tinggi dalam keimanannya.
Dalam ajaran SIFAT DUA PULUH dijelaskan bahwa segala Nama-Nama Allah, sifat-sifat-Nya dan Zat-Nya adalah qodim dan tidak terbatas. Qodim artinya "sedia ada lebih dahulu, tanpa awal dan tanpa akhir". Asma Allah sudah ada bersama Qodim-Nya Zat dan Sifat".

Lawan dari kata qodim adalah muhaddas yang artinya "sesuatu yang ada awalnya dan mengalami perubahan. "Bahasa Melayu lama mengartikan "sesuatu yang baharu", maksudnya baru diciptakan dibandingkan dengan Zat Allah Yang Qodim. Misalnya alam ini dinyatakan MUHADDAS karena sebelumnya tidak ada, kemudian ada karena diadakan, lalu akhirnya tidak ada.

Sembilan puluh sembilan (99) Asma Allah Yang Terbaik itu ada hubunganya dengan Zat, Sifat dan Afal Allah Swt. Sedang nama yang berhubungan dengan Zat, hanya satu saja ialah ALLAH. Nama ini oleh Ulama Tauhid disebutkan "Ismuz-Zat". Manusia tidak diperkenankan menggunakan nama ini.
Adapun asma/nama yang ada hubungannya dengan sifat, misalnya Ar-Rahmaan (Maha Pengasih) Ar-Rahim (Maha Penyayang), Al-'Aziz (Maha Mulia), Al-Hakim (Maha Bijaksana) dll.
Selanjutnya, nama Allah yang ada hubungannya dengan Afal (Perbuatan) Allah, misalnya As-Salaam (Maha Penyelamat), Al-Kholiq (Maha Pencipta, Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki) dll.

Maka jelaslah, bahwa sumber pokok rumusan dalam ajaran Tasawuf dan Tauhid dipetik dari Asma'ul Husna.
Baca Selengkapnya...