Yuk, berbisnis dg 0 Rupiah!
silakan klik link berikut:


Pesan Buku/Kitab?
SMS & WhatsApp : 0812 8625 1777
Pin BB : 73E49DB5
e-mail: r.rusmanto@gmail.com https://www.tokopedia.com/tb-albarokah ___________________________

Radikalisme Sekte Wahabiyah


Radikalisme Sekte Wahabiyah

Mengurai Sejarah dan Pemikiran Wahabiyah

Oleh: Syekh Fathi Al Azhari

Penerbit: Pustaka Asy'ari

Harga: Rp. 40.000,-


Buku ini tidak membahas tentang terorisme, akan tetapi buku ini mengupas tentang radikalisme sebuah ideologi yang memuat doktrin merasa "paling hebat sendiri". Siapapun orangnya dan apapun alirannya kalau tidak sepaham dengan mereka maka tergolong kafir, musyrik, sesat, ahli bid'ah, halal darahnya, wajib diperangi dan lain sebagainya. Pasti pembaca dapat menangkap sebuah benang merah kaitan terorisme dengan radikalisme sebuah ideologi.

Adalah sekte Wahabiyah yang oleh Mufti Makkah al-Mukarramah Syekh Ahmad Zaini Dahlan disebut sebagai kaum pembawa bencana. Betapa tidak, sekitar 250-an tahun yang lalu, dengan dukungan penuh kolonial Inggris, mereka telah melakukan serangkaian kejahatan yang sangat sadis, tidak ada seorangpun yang selamat dari kajahatannya baik orang tua, perempuan maupun anak-anak kecil yang baru dilahirkan. Wahabiyah menyerang al-Haramain, mereka tidak menegakkan keharaman (kemuliaan) tanah yang mulia tersebut sehingga mereka merampok harta penduduk al-Haramain, memperkosa dan menghancurkan peninggalan-peninggalan Nabi yang mulia di Makkah dan Madinah. Semua itu dibawah kedok memerangi bid'ah dan kesyirikan, inna lillahi wainna ilaihi raji'un.

Artikel Terkait:

2 comments:

  1. Assalamu'alaikum..

    Semoga Allah memberi hidayah kepada saya dan kepada kalian dan seluruh kaum muslimin indonesia khususnya dengan pemahaman beragama yang benar.

    Sungguh kalian tidak henti-hentinya membuat kebohongan dan kedustaan terhadap dakwah WAHABI dengan cerita-cerita dusta panutan kalian. tinjaulah lagi saudaraku ajaran-ajaran agama yang telah kalian dapati dari bapak-bapak,ustadz-ustadz,kiyai-kiyai kailan dahulunya sehingga terang bagi kalian kebenaran. apakah kalian telah menelaah, mengkaji dan menilai dakwah mereka dengan jujur mengharapkan hidayah Allah akan hakikat kebenaran. hemat saya kalian tidak menelaah,meneliti dan bahkan menilai dengan jujur akan hakikat dakwah WAHABI dan bahkan kalian memakan mentah-mentah perkataan guru-guru kalian yang menyesatkan dakwah WAHABI tanpa dasar.

    Saudaraku telah banyak kaum muslimin didunia atwpun di Indonesia yang sadar akan hakikat cara beragama kalian baik perkataan dan perbuatan kalian yang sungguh sangat jauh dari akal sehat/fitrah manusia apalagi dari ajaran nabi kita yang Mulia Rasulullah Sallallahu A'laihi Wasallam dan para sahabatnya yang shalih, dan malahan perbuatan kalian meniru perbuatan orang-orang kafir dalam beragama.

    Saudaraku nilainya diri kalian, kalau ada orang lain yang menasehati kalian mengajak kepada Alqur'an dan sunnah Rasulullah dengan pemahaman beragama para sahabatnya yang shalih, mengapa kalian menolaknya dan bahkan sebaliknya membuat tuduhan2 bohong dan merekayasa cerita tanpa kalian merujuk langsung kebenarannya kepada pihak yang kalian tuduh.

    Perlu saya sampaikan kepada kalian semua bahwa saya sebelumnya tidak mengenal dakwah WAHABI yang sering kalian katakan dakwah yang sesat ,orang-orang berkata dusta dan setelah saya kaji, pelajari malahan sebaliknya dakwah inilah yang sesuai dengan dakwah para Nabi dan Rasul dan dakwah kalianlah yang sesat dan orang-orang kalian lah yang suka berkata dusta dan suka menipu umat dengan membawa-bawa perkataan ulama-ulama besar yang pendapatnya ada yang menyelisihi sunnah Rasulullah dan saya perhatikan juga kalian hanya mengambil sebagian kecil saja perkataan ulama-ulama tersebut dan meninggalkan perkataan ulama-ulama tersebut yang melarang dengan perbuatan kalian.

    Saudaraku takutlah kepada Allah: ingatlah firman Allah:
    “Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (Qaaf:18)

    “Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawabannya.” (Al-Israa`:36)

    Allah swt. berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, apabila datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya sehingga kamu akan menyesal atas perbuatanmu itu.” [QS Al-Hujurat:6].

    Semoga pernyataan saya menjadi pelajaran bagi kita semua. Maka ”ambillah pelajaran hai orang-orang yang berakal” kita diberi Allah akal untuk berpikir dan hati untuk menyimak, merenung.

    Terakhir, semoga pernyataan saya ini di publikasikan, segala perkataan saya yang benar adalah dari Allah dan segala perkataan saya yang salah adalah berasal dari diri saya dan dari syetan laknatullah.

    Wasallam.

    ReplyDelete
  2. wa'alaikumussalam...

    semoga Allah SWT memberi petunjuk jalan yang lurus...

    terima kasih masukannya.. saya percaya dan yakin bahwa Allah SWT tidak akan menyia-nyiakan maksud baik hamba-Nya...

    dan Allah SWT akan selalu memberi petunjuk pada hamba-hamba yang memang benar-benar mengharapkan ridlo-Nya...

    semoga Allah SWT memberikan secercah hidayah kepada anda wahai saudaraku.. sehingga kembali ke pangkuan ASWAJA yang indah ini...

    semoga bacaan al fatihah dalam setiap rakaat shalat memberikan secerah pengharapan untuk selalu minta petunjuk ke jalan yang lurus...

    resapi dan maknailah bacaan alfatihah kita dalam shalat...
    hisaplah diri... bercermin lah...

    semoga Allah SWT memberi hidayah pada kita... dan saudara kita ini... ALlahumma Taqabbal minna bisirril fatihah.. al fatihah.

    ReplyDelete

silakan isi komen atau pesan saran di bawah ini...