Kiai NU atau Wahabi yang Sesat Tanpa Sadar?
Jawaban terhadap buku - buku Mahrus Ali
Oleh: Muhammad Idrus Ramli & Muhammad Syafiq Alydrus
Penerbit: Bina Aswaja
Harga: Rp. 35.000,-
"Saya menyambut baik langkah yang dilakukan oleh Ananda, murid kami, Muhammad Syafiq bin Ahmad Alydrus barakallahu fih, yang menulis buku bantahan terhadap kesalahan kaum Wahabi, bersama temannya, Ustadz Muhammad Idrus Ramli. Mudah-mudahan buku ini menjadi awal yang baik dan berkah bagi penulis, untuk terus nasyrul-'ilm dan menulis buku dalam upaya membela ajaran Islam Ahlusunah Waljamaah yang diajarkan oleh Salafuna al-Sadah al-Asyraf al-'Alwiyyin seperti Sayyidina al-Imam al-Faqih al-Muqaddam, al-Imam Abdurrahman al-Saqqaf, al-Habib Abdullah Alydrus al-Akbar, Syaikh Abu Bakar bin Salim, al-Habib Umar bin Abdurrahman al-Muhdhar, al-Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad serta para pengikut setia mereka".
(Habib Zain Baharun, Pengasuh PP Darullughah Wadda'wah)
"Di Indonesia sendiri, tantangan yang dihadapi oleh kaum Muslimin, utamanya warga nahdliyyin, harus terus dihadapi secara ilmiah, santun dan bermartabat sesuai dengan akhlaq dan nilai-nilai Islami yang ditanamkan oleh Rasulullah saw , sang pembawa citra rahmatan lil-'alamin. Oleh karena itu, kami menyambut baik atas upaya dua kader muda Nahdlatul Ulama, yaitu Ustadz Muhammad Idrus Ramli dan Ustadz Muhammad Syafiq Alydrus dengan menulis buku Kyai NU atau Wahabi Yang Sesat Tanpa Sadar? Jawaban Terhadap Buku-Buku Mahrus Ali, mengingat buku-buku yang ditulis oleh saudara Mahrus Ali telah menyita perhatian banyak kalangan dan menimbulkan keresahan umat Islam Ahlussunnah Wal-Jamaah, khususnya warga nahdliyyin. Semoga buku ini bermanfaat bagi semua pembaca. Amin ya rabbal 'alamin"
(Prof. Dr. KH. Malik Madani, Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama)
Artikel Terkait:
- NAHDLATUL ULAMA Penegak Panji Ahlussunnah Wal Jama'ah
- Sejarah DAN KEUTAMAAN ISTIGHATSAH
- AMALIAH DI BULAN HIJRIYAH; Hujjah, Rahasia, Amalan, dan Do'a di Bulan Hijriyah
- Panduan Ilmu Tajwid Bergambar
- Sutra Ungu: Panduan berhubungan intim dalam perspektif islam
- Bid'ah Hasanah
- Akidah Ahlussunnah Wal Jamaah; Penjelasan Sifat 50
- FATAWIE QUR'AN; KUPAS TUNTAS PROBLEMATIKA AL-QUR'AN
- DALIL & KHASIAT 5 SHALAWAT POPULER
- Titian Menggapai Surga; Terjemah Minhajul Abidin
- Ngopi di Pesantren; Renungan dan Kisah Inspiratif Kiai dan Santri
- Ajaran Ajaran Kegaiban; 80 Wasiat Syekh Abdul Qadir Al-Jailani
- Cahaya Penerang Jiwa; Terjemah Risalah ASWAJA Karya KH Hasyim Asy'ari
- PENDIDIKAN AKHLAK UNTUK PELAJAR DAN PENGAJAR
- CAHAYA PURNAMA KEKASIH TUHAN
- Metode Abuya Al-Maliki dalam Mengajar, Mendidik, & Berdakwah
- Bolehkah Kita Merayakan Maulid Nabi?
- Risalah Ziarah Kubur (Hujjah, Tuntunan dan Adab)
- Mahir Nahwu & Balaghoh 2 Jilid ukuran saku
- DARI BUMI UNTUK LANGIT
- Pengantar memahami Qowaidul I'rob
- Pintar FIQH WARIS
- Panduan Ibadah dan Do'a-Do'a
- RISALAH AL-MARDLO
- PENGGETAR HATI
- Keruntuhan TEORI BID'AH Kaum Salafi
- Ensiklopedi Sekte Hitam Putih Gerakan Islam Kontemporer
- Sesama Wahabi Saling Hujat
- DIALOG AKIDAH Versus WAHABI - SALAFI
- NU Menjawab Problematika Umat
- Menghadang Ekspansi Syiah di Nusantara
- The Power of NIAT
- Dari IMAMAH Sampai MUT'AH
- NU versus Wahabi
- Lebih Dalam Tentang NU
- Cinta Buta Syiah Edisi Perdana
- Jurus Ampuh Membungkam HTI
- Syiah Agama Kedustaan
- Ulama Sunni Dihujat
- Debat Terbuka Sunni vs Wahabi di Masjidil Haram
- Hizbut Tahrir dalam Sorotan
- Meluruskan Kesalahan Buku Putih Kyai NU
- Buku Pintar Berdebat Dengan Wahhabi
bagus. aswaja pegangan kita
ReplyDeleteAssalamu 'alaikum,
ReplyDeleteAna setuju sekali jika antara pihak2 yang berseberangan tidak saling menghujat akan tetapi lebih mengedepankan argumen ilmiah dengan rujukan Al Qur'an dan Sunnah shohihah, karena perbedaan pendapat tetap akan terjadi sampai akhir jaman, bukankah Rasulullah dalam sabdanya :"Sesungguhnya barang siapa yang masih hidup sepeninggalku nanti,ia akan melihat perbedaan prinsip yang banyak sekali, untuk itu wajib bagi kalian mengikuti sunnahku dan sunnah Khulafaur Rasyidin yang mendapat petunjuk, peganglah erat-erat dan gigitlah dengan gigi geraham dan jauhilah perkara baru dalam agama, karena setiap perkara baru dalam agama itu bid’ah dan setiap bidah itu sesat." (HR. Abu Daud dan Tirmidzi, dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shohih Sunan Abu Dawud no. 4607).afwan
wassalamu 'alaikum
kalau memang Wahabi sesat,, lihat di makkah dan di madinah,, mereka itu wahabi... dan kalau wahabi sesat dan salah,,, Allah telah menurun kan bencana di Makkah dan madinah tersebut..
ReplyDeletedan di sebut kan dalam Al-Qur'an Makkah telah terjaga keamanan nya dan juga kesucian nya...
bencana sudah ada. Apa tidak kelihatan. Lihat penguasa saudi jadi antek amerika. Jeritan tangis Muslim sedunia lainnya tidak dihiraukannya, hati mereka sdh buta, membantu negara kafir. para TKW diperkosa.
Deletebuku dapat dipesan ke kantor hb syafiq alydrus di redaksi majalah el Bashiroh dengan nomor telpon (0343) 743584
ReplyDeleteBuku nya Bagus-Bagus ..
ReplyDelete