Yuk, berbisnis dg 0 Rupiah!
silakan klik link berikut:


Pesan Buku/Kitab?
SMS & WhatsApp : 0812 8625 1777
Pin BB : 73E49DB5
e-mail: r.rusmanto@gmail.com https://www.tokopedia.com/tb-albarokah ___________________________

Kiai NU atau Wahabi yang Sesat Tanpa Sadar ?


Kiai NU atau Wahabi yang Sesat Tanpa Sadar?

Jawaban terhadap buku - buku Mahrus Ali

Oleh: Muhammad Idrus Ramli & Muhammad Syafiq Alydrus

Penerbit: Bina Aswaja

Harga: Rp. 35.000,-



"Saya menyambut baik langkah yang dilakukan oleh Ananda, murid kami, Muhammad Syafiq bin Ahmad Alydrus barakallahu fih, yang menulis buku bantahan terhadap kesalahan kaum Wahabi, bersama temannya, Ustadz Muhammad Idrus Ramli. Mudah-mudahan buku ini menjadi awal yang baik dan berkah bagi penulis, untuk terus nasyrul-'ilm dan menulis buku dalam upaya membela ajaran Islam Ahlusunah Waljamaah yang diajarkan oleh Salafuna al-Sadah al-Asyraf al-'Alwiyyin seperti Sayyidina al-Imam al-Faqih al-Muqaddam, al-Imam Abdurrahman al-Saqqaf, al-Habib Abdullah Alydrus al-Akbar, Syaikh Abu Bakar bin Salim, al-Habib Umar bin Abdurrahman al-Muhdhar, al-Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad serta para pengikut setia mereka".
(Habib Zain Baharun, Pengasuh PP Darullughah Wadda'wah)


"Di Indonesia sendiri, tantangan yang dihadapi oleh kaum Muslimin, utamanya warga nahdliyyin, harus terus dihadapi secara ilmiah, santun dan bermartabat sesuai dengan akhlaq dan nilai-nilai Islami yang ditanamkan oleh Rasulullah saw , sang pembawa citra rahmatan lil-'alamin. Oleh karena itu, kami menyambut baik atas upaya dua kader muda Nahdlatul Ulama, yaitu Ustadz Muhammad Idrus Ramli dan Ustadz Muhammad Syafiq Alydrus dengan menulis buku Kyai NU atau Wahabi Yang Sesat Tanpa Sadar? Jawaban Terhadap Buku-Buku Mahrus Ali, mengingat buku-buku yang ditulis oleh saudara Mahrus Ali telah menyita perhatian banyak kalangan dan menimbulkan keresahan umat Islam Ahlussunnah Wal-Jamaah, khususnya warga nahdliyyin. Semoga buku ini bermanfaat bagi semua pembaca. Amin ya rabbal 'alamin"
(Prof. Dr. KH. Malik Madani, Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama)

Artikel Terkait:

6 comments:

  1. Assalamu 'alaikum,
    Ana setuju sekali jika antara pihak2 yang berseberangan tidak saling menghujat akan tetapi lebih mengedepankan argumen ilmiah dengan rujukan Al Qur'an dan Sunnah shohihah, karena perbedaan pendapat tetap akan terjadi sampai akhir jaman, bukankah Rasulullah dalam sabdanya :"Sesungguhnya barang siapa yang masih hidup sepeninggalku nanti,ia akan melihat perbedaan prinsip yang banyak sekali, untuk itu wajib bagi kalian mengikuti sunnahku dan sunnah Khulafaur Rasyidin yang mendapat petunjuk, peganglah erat-erat dan gigitlah dengan gigi geraham dan jauhilah perkara baru dalam agama, karena setiap perkara baru dalam agama itu bid’ah dan setiap bidah itu sesat." (HR. Abu Daud dan Tirmidzi, dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shohih Sunan Abu Dawud no. 4607).afwan
    wassalamu 'alaikum

    ReplyDelete
  2. kalau memang Wahabi sesat,, lihat di makkah dan di madinah,, mereka itu wahabi... dan kalau wahabi sesat dan salah,,, Allah telah menurun kan bencana di Makkah dan madinah tersebut..
    dan di sebut kan dalam Al-Qur'an Makkah telah terjaga keamanan nya dan juga kesucian nya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. bencana sudah ada. Apa tidak kelihatan. Lihat penguasa saudi jadi antek amerika. Jeritan tangis Muslim sedunia lainnya tidak dihiraukannya, hati mereka sdh buta, membantu negara kafir. para TKW diperkosa.

      Delete
  3. buku dapat dipesan ke kantor hb syafiq alydrus di redaksi majalah el Bashiroh dengan nomor telpon (0343) 743584

    ReplyDelete

silakan isi komen atau pesan saran di bawah ini...