Yuk, berbisnis dg 0 Rupiah!
silakan klik link berikut:


Pesan Buku/Kitab?
SMS & WhatsApp : 0812 8625 1777
Pin BB : 73E49DB5
e-mail: r.rusmanto@gmail.com https://www.tokopedia.com/tb-albarokah ___________________________

Menjawab Dakwah Kaum Salafi

Menjawab Dakwah Kaum Salafi

Jawaban Ilmiah terhadap Pemahaman dan Cara Dakwah Kaum 'Salafi-Wahabi'

Terjemah kitab Al-Mutasyaddiduun Manhajum wa Munaaqasyatu Ahammi Qadhaayaahum

Oleh: Prof. Dr. Ali Jum'ah (Mufti Agung Mesir)

Penerbit: Khatulistiwa Press

Harga: Rp. 49.000,-

Umat Islam di seantero dunia beberapa dekade belakangan ini begitu gencar digelinding oleh gerakan dakwah yang cenderung bersifat ekstrem bahkan sangat meresahkan, tidak terkecuali di Indonesia.
'Aksi' takfir (pengafiran), tasyriik (pemusyrikan) maupun tabdii' (pembid'ahan) boleh dikatakan paham yang lagi 'ngentren' dewasa ini.

Fenomena ini nyatanya tidak hanya mengeroposi bingkai-bingkai ukhuwwah Islamiyah, namun telah sampai pada tataran merusak pondasi-pondasi agama yang telah menjadi konsensus bersama. Dan, kemajuan teknologi informasi makin mendorong meluasnya 'fatwa-fatwa' mereka laksana air terlepas dari salurannya. Kekacauan fatwa {faudha al-fataawa) pun tidak bisa terelakkan. Umat Islam pun kebingungan.

Buku "Menjawab Dakwah Kaum Salafi" ini merupakan salah satu buku intelektual yang representatif menjawab berbagai permasalahan terkait dengan pemahaman kaum yang menamakan diri "Salafi" itu. Mulai dari soal sunnah dan bid'ah, taklid, maulid Nabi, ziarah ke makam Rasulullah, tawasul, tabarruk hingga mengklaim kedua orangtua Rasulullah saw. sebagai ahli neraka.

Buku yang memuat berbagai bantahan ilmiah dan rasional ini, ditulis langsung oleh Mufti Agung Mesir, Prof. DR. Ali Jum'ah. Dengan demikian, buku ini sangat pantas untuk dibaca dalam rangka menjawab kegelisahan yang meruyak di tengah umat Islam dewasa ini.

Daftar Isi - v
Pengantar Penerbit - viii
PENDAHULUAN - 1
Mengenal Salafi - 1
Perkembangan istilah as-Salafiyah dalam sejarah modern - 3
Hakikat Mengikuti Salaf Menurut Ulama - 5
Tipikal Kaum Ekstrem Kotemporer (Salafi-Wahabi) - 9

MASALAH-MASALAH YANG MENJADI FOKUS DAKWAH KAUM SALAFI-WAHABI - 18

BAB 1. Mensifati Allah dengan tempat - 21

BAB 2. Menghina Pengikut Mazhab Asy'ariyah - 27
- Abu Hasan Asy'ari dan pujian Ulama terhadapnya -27
- Maksud Pensibatan PAham Ahlus Sunnah wal Jama'ah kepada Imam Al-Asy'ari - 33
- Akidah Asy'ariyah Mengenai Lafadz-lafadz yang Disandarkan kepada Allah - 37
- Asy'ariyah adalah Pemuka Umat, yang Menyampaikan Al-Qur'an dan Sunnah - 43

BAB 3. Mengingkari Taklid Kepada Mazhab Fikih yang Empat - 49
- Menjawab Bantahan terhadap Taklid dan Pengikut Mazhab - 57

BAB 4. Berani Berfatwa tanpa Keahlian dan Aturan - 63
- Peringatan Ulama untuk Tidak Mengeluarkan Fatwa tanpa Ilmu dan Keahlian yang Cukup - 66
- Syarat-syarat Mufti - 69
- Adab-adab Seorang Mufti - 79

BAB 5. Memperluas Pemahaman Bid'ah dan Mengklaim Mayoritas Kaum Muslimin sebagai Ahlul Bid'ah - 88
- Tanggapan Ulama mengenai Pengertian Bid'ah – 100

BAB 6. Mengharamkan Tawasul kepada Nabi dan Menganggapnya Syirik kepada Allah 105

BAB 7. Mengharamkan Shalat di Masjid yang terdapat Makam dan Menyatakan Wajib Membongkarnya 121

BAB 8. Menganggap Tabarruk (Mencari Keberkahan) dengan Atsar RasuluUah dan Orang Saleh sebagai Perbuatan Syirik 133

BAB 9. Mengharamkan Peringatan Maulid Nabi dan Menganggapnya Bid'ah yang Sesat 152

BAB 10. Mengharamkan Safar untuk Ziarah ke Makam RasuluUah, para Nabi dan Orang Saleh 159

HAB 11. Menuduh orang yang Ber-tarajji (Mengharapkan Sesuatu) dengan Berkata 'Demi Nabi' Termasuk Tindakan Syirik Kecil 166

BAB 12. Mengklaim Kedua Orang Tua Rasulullah saw. Sebagai Ahli Neraka di Hari Kiamat 173

BAB 13. Menganggap Orang yang Sudah Meninggal Tidak Lagi Memiliki Perasaan apapun terhadap Orang yang Menziarahi Makamnya 185

BAB 14. Mengingkari Banyak Bacaan Zikir,Wirid dan Hizib 192

BAB 15. Menganggap Biji Tasbih sebagai Bid'ah 200

BAB 16. Menjadikan Penampilan Lahir (Pakaian dan Cadar) sebagai Bagian dari Ibadah 211
- Eksklusifhya Perempuan yang Memakai Cadar 221

BAB 17. Berdakwah tanpa Persiapan dan Mencampur Adukkan antara Nasihat Agama dan Ilmu 228
- Perbedaan antara Ulama dan Penceramah (Mubaligh) 234
- Berfatwa dan Debat Ilmiah Hanya untuk Orang yang Punya Keahlian Khusus 237
- Larangan Mencaci Maki dan Kurang Ajar kepada Ulama 238

Blografi Penulis 243

Artikel Terkait:

1 comment:

  1. asalamualaikum..
    andaikata membeli langsung di tempat harga berapa y?
    Ahmad_kebon jeruk.

    ReplyDelete

silakan isi komen atau pesan saran di bawah ini...