Yuk, berbisnis dg 0 Rupiah!
silakan klik link berikut:


Pesan Buku/Kitab?
SMS & WhatsApp : 0812 8625 1777
Pin BB : 73E49DB5
e-mail: r.rusmanto@gmail.com https://www.tokopedia.com/tb-albarokah ___________________________

Hukum Merawat Jenazah (Dari Memandikan Sampai Memakamkan) Menurut Syariat Islam

Hukum Merawat Jenazah (Dari Memandikan Sampai Memakamkan) Menurut Syariat Islam

Oleh: KH. Muhammad Hanif Muslih, Lc.

Penerbit: Toha Putra Semarang

Harga: Rp. 22.000,-

Mati adalah sebuah keniscayaan, artinya setiap makhluk hidup, termasuk juga manusia pasti akan mengalami mati. Jika ajal menjemputnya, tidak mungkin dapat diundur atau dimajukan. Tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu, dan juga tidak bisa menghindar darinya, di manapun ia berada, sekalipun dalam benteng atau bungker sekuat apa pun, ajal pasti datang dan pasti menjemputnya!

Seseorang yang sudah dinyatakan mati oleh ahlinya; dokter, para medis dan lainnya, maka wajib bagi ahli waris-nya atau orang lain untuk memandikan, mengafankan, menyalatkan dan memakamkannya, dengan baik, dengan aturan dan tata krama yang diatur oleh syariat Islam.

Banyak hal yang diperselisihkan oleh banyak orang perihal yang berkaitan dengan mayat atau yang lazim disebut jenazah; baik ketika memandikan, mengafankan, menyalatkan, meletakkan/menidurkan di tempat tidur, mengiring, posisi imam ketika mengimami shalat jenazah, atau menangisi mayat, menabur bunga, mentalqin dan lain sebagainya.

Dengan memohon taufiq, hidayah dan inayah dari Allah Azza wa Jalla yang Agung lagi pemurah, buku ini mencoba untuk mengurai dan menjawab masalah tersebut di atas, mudah-mudahan Allah memberikan kemudahan untuk semua itu, Amin Ya Rabbal 'Alamin.

DAFTARISI

DAFTARISI iii
TAQDIM vi
BAB I MEMASTIKAN KEMATIAN SESEORANG
• Hal-hal yang Dilakukan Saat Seseorang Sakaratul Maut (Menjelang Ajal) 1
• Memastikan Seseorang Benar-benar Telah Meninggal 6
• Hal-hal yang Wajib Apabila Seseorang Telah Dinyatakan Meninggal 8
• Apa yang Diucapkan Ketika Mendengar Seseorang Telah Meninggal 11
• Hukum Ta'ziyah 12
• Kapan Hendaknya Ta'ziyah itu Dilakukan? 13
• Apa yang Dilakukan Ketika Berta'ziyah? 14
• Sunah Berta'ziyah Sampai Mayat Dishalatkan dan Dimakamkan 15
• Tujuan Ta'ziyah dan Batas Waktunya 17
• Ta'ziyah Dengan Pakaian Hitam 19
• Hukum Menangisi Mayat 24
• Hukum Menangisi Mayat Sehingga Air Matanya Menjatuhi Anggota Tubuh Mayat 32

BAB II MEMANDIKAN JENAZAH 37
• Hukum Memandikan Mayat 37
• Dalil Kewajiban Memandikan Jenazah 37
• Mengapa Mayat (Jenazah) Hams Dimandikan? 38
• Cara Memandikan Jenazah 40
• Siapakah yang Harus Memandikan Jenazah 42
• Adakah Orang yang Memandikan Jenazah Wajib Mandi? 45
• Apakah Orang yang Mati Syahid, Wajib Dimandikan Seperti yang Lainnya? Siapa Saja yang Masuk Kategori Syahid? 47
• Syahid Dunia dan Akhirat 47
• Menidurkan Mayat Setelah Dimandikan 62

BAB III MENGAFANI JENAZAH 64
• Kain Kafan Didapatkan dari Mana? 64
• Jenis Kain Kafan yang Digunakan Untuk Mengafani Jenazah 65
• Cara Mengafani Mayat 68
• Hal-hal yang Wajib atau Sunah Dalam Mengafani Jenazah 72
• Mengafani Mayat dengan Kain Bekas 72
• Kain Kafan Ditaburi Bubuk Kayu Gaharu, Kayu Cendana, Kapur Barus atau yang Lainnya 75
• Kain Kafan Dicuci dengan Air Zamzam 75
• Kain Kafan Ditulisi ayat-ayat Al-Qur'an dengan Niat Mengharap Berkahnya 82
• Apakah Orang yang Mati Syahid Wajib Dikafani? 86

BAB IV MESH AL ATKAN JENAZAH 88
• Acara Pelepasan Jenazah 88
• Hukum Menshalati Mayat 97
• Syarat, Rukun dan Sunah Shalat Jenazah 98
• Mayat Dishalati Lebih dari 40 Orang 99
• Tempat yang Utama Dalam Menshalati Jenazah 100
• Siapa yang Lebih Berhak untuk Menjadi Imam Dalam Menshalati Jenazah? 103
• Posisi Imam Ketika Menshalati Mayat 104
• Shalat Jenazah yang Jenazahnya Lebih dari Satu dan Berbeda-beda Jenisnya 106
• Menshalati Mayat Pada Waktu-waktu yang Diharam-kan Shalat 108
• Menshalati Jenazah Setelah Dimakamkan 110
• Shalat Ghaib 118
• Shalat Jenazah dan Bacaannya 120
• Hukum Menshalatkan Jenazah yang Mati Bunuh Diri 130

BAB V MEMAKAMKAN JENAZAH 135
• Masalah-masalah yang Berhubungan Dengan Pemakaman Jenazah 136
• Hukum Mengiring Jenazah Sampai ke Pemakaman 137
• Bacaan yang Dibaca Saat Mengiring Jenazah Menuju Pemakaman 139
• Menabur Bunga Dalam Perjalanan Menuju Pemakaman 144
• Kesunahan Dalam Memikul Jenazah 152
• Hal-hal yang Berhubungan Dengan Mengiring Jenazah 155
• Mengiring Jenazah Dengan Menaiki Kendaraan 159
• Hukum Perempuan Mengiring Jenazah 160
• Pengertian Kubur dan Bagaimana Seharusnya? 161
• Bentuk Kubur 169
• Yang Berhak Memakamkan Jenazah 172
• Bolehkah Seorang Perempuan Memakamkan Jenazah? 173
• Pemakaman Jenazah 176
• Hukum Memasukkan Jenazah Dalam Peri 185
• Hukum Memakamkan Jenazah Pada Malam Hari 187
• Di Mana Sebaiknya Mayat Dimakamkan? 190
• Memberi Nama Pada Batu Nisan 193
• Hukum Azan Atas Mayat 198
• Fungsi Azan Selain Sebagai Panggilan Shalat 204
• Pemakaman Seorang yang Meninggal di Tengah Laut 209
• Seseorang Meninggal dan Jasadnya Bercerai-berai 211
• Memakamkan Jenazah Lebih Dari Satu Dalam Satu Liang Kubur dan Atau Satu Liang Kubur Berbeda Jenis 216
• Mencampurkan Pemakaman Orang-orang Muslim Dengan Orang-orang Non Muslim 224

BAB VI HAL-HAL YANG BERKAITAN DENGAN JENAZAH SETELAH DIMAKAMKAN 229
• Talqin dan Dalilnya 229
• Ulama yang Memperbolehkan Menalqin Mayat 233
• Berapa Kali Sebaiknya Talqin Kepada Mayat Dilakukan? 240
• Amalan Lain Untuk Kemanf aatan Mayat Selain Talqin 245
• Bacaan Ayat-ayat Al-Qur'an dan Doa untuk Mayat 247
• Hukum Menabur Bunga di Atas Makam dan Apa Saja Yang Diperbolehkan 253
• Hukum Menyiram Air di Atas Makam 253
• Hukum Mengijing dan Mendirikan Bangunan di Atas Makam (Kubur Seseorang) 256
• Hukum Makan Minum Saat Berduka 268
• Hukum Makan-Minum Setelah Memakamkan Mayat 270

PENUTUP 272
DAFTAR KEPUSTAKAAN 275

Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment

silakan isi komen atau pesan saran di bawah ini...